Minggu, 25 Maret 2018

Usai Penerbangan Surabaya, Pemkab Ingin Buka Rute Sumenep-Bali

Sumenep – Rute penerbangan komersial dari Bandara Trunojoyo, Sumenep ke Bandara Internasional Juanda, Surabaya selama ini telah disambut antusias oleh masyarakat. Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur ingin pihak maskapai membuka sejumlah rute penerbangan baru, salah satunya seperti rute Sumenep-Bali, dan sebaliknya.



“Kami menginginkan ada pengembangan dan penambahan flight. Tidak hanya Sumenep - Surabaya, tetapi juga dibuka penerbangan ke jalur lain. Kami telah melayangkan surat kepada salah satu maskapai penerbangan agar membuka penerbangan komersial di rute Sumenep-Bali dan sebaliknya,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Sustono, Jumat (23/3), seperti dilansir Berita Jatim.

Langkah Pemkab Sumenep melayangkan surat pada salah satu maskapai diharapkan dapat melancarkan langkah pembukaan rute penerbangan komersial Sumenep-Bali. “Itu merupakan upaya kami untuk memaksimalkan pemanfaatan Bandara Trunojoyo. Tidak menutup kemungkinan, akan ada usulan penerbangan jalur-jalur lain,” jelasnya.

Dengan dibuka rute penerbangan Sumenep-Bali diharapkan dapat membawa dampak yang positif terhadap perkembangan sektor wisata di kabupaten tersebut sekaligus menyukseskan program kunjungan wisata Visit Sumenep 2018.

Program yang digagas oleh pemerintah setempat ini perlu didukung sejumlah faktor seperti kemudahan akses transportasi udara. Jika rute penerbangan dari Bali ke Sumenep resmi dibuka, maka wisatawan domestik dan mancanegara yang bepergian ke Bali dapat melanjutkan perjalanannya ke Sumenep. “Semoga saja surat yang kami layangkan untuk penambahan frekuensi penerbangan komersial di Bandara Trunojoyo mendapat respon positif dari maskapai,” kata Sustono.

Hingga kini baru ada penerbangan komersial rute Sumenep-Surabaya pergi pulang (PP) melalui Bandara Trunojoyo. Rute penerbangan yang dibuka sejak September 2017 lalu tersebut dilayani 1 kali setiap hari menggunakan pesawat jenis ATR 72 milik PT Wings Abadi Airlines (Wings Air) yang berkapasitas 70 penumpang.

Tak hanya melayani penerbangan komersial, Bandara Trunojoyo juga dimanfaatkan untuk jalur penerbangan pesawat perintis atau bersubsidi yang digagas oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Rute penerbangan lain, yakni Sumenep-Pagerungan sampai saat ini masih dalam proses pengajuan di Kemenhub agar status Bandara Pagerungan bisa diubah dari khusus ke umum.