Senin, 19 Maret 2018

Tambahan Frekuensi Terbang Surabaya-Sumenep Belum Terwujud, Ini Penyebabnya

SURABAYA – Beberapa waktu lalu, maskapai Wings Air (anak usaha Lion Air) berencana menambah frekuensi penerbangan Surabaya-Sumenep sebanyak dua kali dalam sehari. Namun, rencana yang diproyeksikan terealisasi pada bulan Februari 2018 tersebut hingga sekarang masih belum berjalan. Slot penerbangan yang sangat panjang menjadi penyebab kenapa penambahan frekuensi rute dari Bandara Internasional Juanda menuju Bandara Trunojoyo ini masih belum terwujud.



“Belum terwujudnya penerbangan dua kali sehari rute Surabaya-Sumenep dan sebaliknya bukan berarti gagal. Tetapi, untuk tambahan penerbangan pagi, sebagaimana tambahan penerbangan selain siang itu, saat ini masih dicarikan solusinya,” jelas Kepala Bandara Trunojoyo, Indra Triantono. “Pasalnya, slot penerbangan pagi Surabaya-Sumenep PP itu rutenya sangat panjang dan menjadi pertimbangan pihak AirNav Surabaya.”

Dijelaskan Indra, kalau jalur Surabaya-Sumenep dan Sumenep-Surabaya di pagi hari itu sebenarnya pihak AirNav oke-oke saja. Tetapi, untuk jalur setelah itu yang panjang, sehingga hingga saat ini, masih menjadi pembahasan dan pertimbangan pihak AirNav. Pasalnya, selain menerbangi Surabaya-Sumenep PP, pesawat juga masih terus terbang Surabaya-Banyuwangi PP, di samping melayani rute Surabaya-Pangkalan Bun.

“Kami sendiri berharap agar upaya tersebut segera membuahkan hasil dan rencana penerbangan Surabaya-Sumenep PP pada pagi hari bisa segera terwujud,” sambung Indra. “Nantinya, jika Wings Air bisa terbang dua kali sehari untuk rute tersebut, tentunya bisa memudahkan masyarakat daerah untuk bepergian.”

Sebelumnya, Wings Air berencana menambah frekuensi penerbangan Surabaya-Sumenep PP sebanyak dua kali dalam sehari karena kursi pesawat ATR 72-600 untuk rute tersebut hampir penuh setiap hari. Penerbangan yang dibuka pertama kali sekitar enam bulan yang lalu tersebut terbang dari Surabaya pukul 11.45 WIB, sedangkan rute sebaliknya bertolak dari Sumenep pukul 13.45 WIB.