Selasa, 27 Maret 2018

Penumpang Resah, Musala Terminal 1 Bandara Juanda Rawan Pencurian

SURABAYA – Meningkatkan kewaspadaan ketika bepergian menjadi saran yang baik bagi semua orang, tidak terkecuali ketika Anda hendak terbang melalui Bandara Internasional Juanda. Pasalnya, beberapa penumpang atau pengguna jasa harus kehilangan barang mereka ketika menggunakan fasilitas musala di bandara tersebut. Untungnya, pelaku pencurian sudah berhasil diringkus petugas.

Seperti dikutip Tribun News, pada rekaman kamera pengawas, seorang wanita berinisial WAN (49), warga Desa Seragih Tengah, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi kedapatan mengambil barang penumpang di musala Terminal 1 Bandara Juanda. Mengenakan baju gamis dan jaket hitam, dirinya masuk musala ternyata bukan untuk menjalankan ibadah, melainkan untuk mencuri barang penumpang lainnya.

“WAN ketahuan melakukan pencurian barang bawaan penumpang dan pengunjung musala di bandara,” terang Komandan Lanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana. “Aksi terduga pelaku sangat meresahkan masyarakat pengguna Bandara Internasional Juanda selama beberapa bulan terakhir. Dan, menurut laporan selama tiga bulan terakhir, sering ada penumpang yang kehilangan barang.”

Dirinya menambahkan, selaku pemegang otoritas tertinggi terhadap sistem pengamanan Bandara Juanda yang merupakan Bandara Militer Inclave Sipil, pihaknya memerintahkan kepada seluruh jajaran guna mengambil langkah-langkah konkret dalam mendeteksi, menemukan, dan menangkap pelaku pencurian tersebut. Dan, pada Sabtu (24/3) pagi kemarin, petugas Satgaspam TNI AL Bandara Juanda bersama personel AVSEC Angkasa Pura I Juanda berhasil menangkap pelaku.

“Berdasarkan interogasi awal, terduga pelaku pencurian ini mengaku kerap mengambil barang para calon penumpang pesawat udara. Pengakuannya, ia telah tiga kali melakukan tindak pidana pencurian di Bandara Juanda selama kurun waktu tiga bulan terakhir,” sambung Letkol Bayu. “Pelaku menjalankan aksinya saat korban sedang melaksanakan ibadah salat di musala di area anjungan Terminal 1.”

Letkol Bayu melanjutkan, selain beralasan karena faktor kebutuhan ekonomi, pelaku juga mengaku menjalankan aksinya karena senang memiliki benda milik orang lain. Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti berupa tas berisi uang, beberapa HP hasil curian, serta beberapa kartu ATM milik orang lain.