Selasa, 06 Maret 2018

Kunjungan Naik, Turis Malaysia Dominasi Kedatangan di Bandara Juanda

SURABAYA – Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah kunjungan wisatawan luar negeri ke Provinsi Jawa Timur melalui Bandara Internasional Juanda mengalami kenaikan mencapai 54,52 persen menjadi 26.700 turis asing sepanjang bulan Januari 2018 lalu. Dari jumlah tersebut, pelancong asal Malaysia masih mendominasi kunjungan dengan jumlah 4.156 orang.

Selain Malaysia, wisatawan asing yang banyak berkunjung ke Jawa Timur melalui Bandara Juanda sepanjang awal tahun kemarin adalah turis Singapura sebanyak 1.368 orang, disusul dengan wisatawan asal Negeri Tirai Bambu sebanyak 1.245 orang, serta wisatawan dari negara-negara seperti Taiwan, Korea Selatan, AS, Jepang, Thailand, India, dan Australia. “Wisatawan asal Malaysia masih sangat dominan karena Jawa Timur menjadi favorit mereka,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono.

“Pasalnya, Jawa Timur juga memiliki banyak tujuan baru, dengan Banyuwangi menjadi salah tujuan yang sedang naik daun. The Sun Rise of Jawa mampu mendulang devisa sebesar Rp546 miliar sepanjang tahun 2017 lalu,” sambung Teguh. “Posisi pertumbuhan Banyuwangi paling menjanjikan, yang tentu saja menguntungkan bagi pariwisata Jawa Timur pada umumnya.”

Sepanjang tahun 2017 lalu, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Banyuwangi mencapai 91.000 orang. Angka ini naik fantastis dari tahun 2010 silam yang hanya mampu menyedot 5.205 turis asing. Akibatnya, banyak maskapai penerbangan yang membuka rute langsung ke Banyuwangi, yang mungkin berlanjut pada pembukaan rute internasional ke Malaysia, Australia, Singapura, bahkan India.

“Secara umum, jumlah kunjungan wisatawan luar negeri ke Provinsi Jawa Timur terus mengalami peningkatan selama tiga tahun belakangan, karena banyaknya tempat wisata baru yang layak dikunjungi di provinsi ini,” tambah Teguh. “Selain tentunya promosi pariwisata, baik tempat, sarana akomodasi, maupun event-event yang dilakukan oleh dinas instansi terkait yang semakin baik.”