Kamis, 22 Maret 2018

Investor Asal Korea Selatan Tertarik Kembangkan Bandara Juanda

Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebelumnya dikabarkan berencana mengembangkan Bandara Internasional Juanda dan membangun Jalur Lingkar Luar Timur (JLLT) Sidoarjo terhubung dengan JLLT Surabaya. Proyek tersebut rupanya berhasil minat investor asal Korea Selatan.

Pada Rabu (21/3) kemarin, Ahn Sang Joon, Vice President Incheon Internasional, perusahaan dari Korsel dengan timnya datang langsung ke Kota Delta untuk bertemu dengan Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah. Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari PT Angkasa Pura (AP) I. “Mereka perusahaan dari Korea yang berminat dengan pengembangan bandara dan JLLT,” ujar Saiful Ilah, seperti dilansir Tribunnews.

Saiful menjelaskan bahwa investor asal Korsel ini tertarik untuk mengembangkan Terminal 3 dan Terminal 4 Bandara Juanda. “Mereka juga sempat menyampaikan konsep pengembangan bandara itu seperti yang dikerjakan di Korea,” imbuh Saiful.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Abah Ipul ini menuturkan jika Ahn Sang Joon sebelumnya juga pernah menjadi konsultan untuk pembangunan Terminal 2 Bandara Juanda. Oleh sebab itu usai melihat eksisting Bandara Juanda saat ini pihaknya datang lagi ke Indonesia dan mengungkapkan ketertarikannya mengembangkan Bandara Juanda.

Pemkab Sidoarjo pun mengaku menyambut baik niat tersebut dan bersedia untuk memfasilitasi investor. Lewat pertemuan tersebut, perwakilan Incheon International juga memaparkan beberapa konsep kerjasama yang mungkin dapat dilakukan, misalnya dengan cara BOT. “Ada tiga elemen yang bisa memutuskan ini. Pemerintah, pengelola bandara yang dalam hal ini PT Angkasa Pura, dan pihak investor,” imbuhnya.

Pihak Pemkab Sidoarjo kabarnya hanya berkapasitas sebatas memfasilitasi, karena yang memiliki wewenang langsung untuk memberi keputusan adalah Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Dalam pertemuan itu juga kedua belah pihak sempat membahas rencana pembangunan JLLT Sidoarjo yang merupakan jalan baru di daerah timur Sidoarjo. Nantinya sisi Utara dari JLLT Sidoarjo akan disambungkan dengan JLLT Surabaya dan tembus di ujung selatan Sidoarjo. “Mereka juga tertarik dengan rencana pembangunan ini. Namun, masih perlu pembahasan-pembahasan lebih lanjut untuk merealisasikannya,” katanya.

Sebelumnya pihak PT AP I pun mengungkapkan akan melakukan penambahan jumlah parking stand setara 7 unit pesawat narrow body atau 3 unit pesawat wide body untuk keperluan mendukung terlaksananya acara tahunan IMF-World Bank Annual Meeting pada 8-14 Oktober 2018 mendatang di Bali.