Senin, 12 Maret 2018

Garuda Bakal Buka Kembali Rute Banjarmasin ke Surabaya dan Yogyakarta

BANJARMASIN – Untuk makin memperkuat posisinya di bisnis layanan udara, maskapai pelat merah, Garuda Indonesia, berencana membuka kembali penerbangan dari Banjarmasin ke beberapa kota besar di Tanah Air. Menurut kabar, Garuda Indonesia bakal mengoperasikan kembali rute dari Banjarmasin menuju Surabaya dan Yogyakarta.



“Beberapa rute penerbangan langsung dari Banjarmasin memang sudah masuk dalam rencana produksi Garuda Indonesia di tahun 2018 ini,” jelas General Manager Garuda Indonesia Banjarmasin, Henny Nurcahyani, seperti dilansir Tribun News. “Mudah-mudahan semua yang direncanakan di tahun 2018 ini bisa terealisasi semua, tidak hanya ke Surabaya dan Yogyakarta, melainkan juga intra Kalimantan, seperti ke Kotabaru dan Batulicin.”

Henny menuturkan, untuk saat ini, pihaknya masih melakukan berbagai usaha untuk melengkapi komponen-komponen guna merealisasikan penerbangan untuk rute-rute tersebut. Dikatakannya, pihaknya harus memenuhi berbagai kebutuhan, khususnya kru pesawat (termasuk kru kabin dan kru kokpit), pemenuhan izin terbang, hingga proses survei di titik keberangkatan dan kedatangan.

Sebelumnya, maskapai NAM Air dikabarkan akan membuka penerbangan rute Banjarmasin-Batulicin-Surabaya yang dijadwalkan pada bulan Maret 2018 ini. Penerbangan ini nantinya akan menggunakan pesawat jenis ATR 72. Sayangnya, hingga saat ini, kapan jadwal pasti penerbangan tersebut, masih simpang siur.

“Penerbangan rute tersebut sudah positif akan dibuka pada tahun ini, dan penerbangan perdana rencananya akan dilakukan pada bulan Maret 2018,” tutur Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu, Eryanto Rais. “Meski belum ada tanggal yang pasti, namun menurut surat yang diterima dari pihak NAM Air, penerbangan perdana memang akan dilakukan Maret ini.”

Jika penerbangan Banjarmasin-Batulicin-Surabaya benar-benar terealisasi, maka akan memudahkan akses masyarakat Tanahbumbu yang ingin bepergian ke Pulau Jawa melalui Bandara Internasional Juanda. Pasalnya, selama ini, masyarakat setempat yang hendak ke Surabaya, harus melakukan transit terlebih dahulu. “Senang juga rasanya, karena tidak harus transit ke Banjarmasin,” kata seorang warga bernama Yadi.