Rabu, 14 Maret 2018

Ada Latihan PKD, Besok Bandara Juanda Akan Ditutup Sementara

Surabaya – PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Bandara Juanda akan menyelenggarakan Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) ke-95 pada hari Kamis (15/3) besok di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Dalam latihan tersebut nantinya Bandara Juanda akan ditutup sementara mulai pukul 21.00 WIB hingga jam 22.00 WIB.

Pelatihan tersebut dilakukan untuk mematuhi Undang-Undang No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, yang mana pihak pengelola bandara diminta untuk melakukan kegiatan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) secara berkala. Dalam latihan tersebut nantinya akan diikuti oleh ratusan personel yang terdiri dari PT AP I, TNI AL, Perm LPPNPI, Polri, Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Imigrasi, Bea Cukai, dan beberapa rumah sakit sekitar Bandara Juanda.

“Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) untuk menguji fungsi koordinasi, komunikasi, komando, dan sinkronisasi antar departemen dan instansi. Hal ini juga harus sesuai Dokumen Penanggulangan Keadaan Darurat Bandar Udara (Airport Emergency Plan Document) dan Dokumen Program Keamanan Bandar Udara (Airport Security Program Document),” ujar General Manager Bandara Internasional Juanda, Heru Prasetyo, seperti dilansir Tribunnews.

Lebih lanjut Heru menjelaskan jika latihan PKD ke-95 dilaksanakan sejak jam 16.00-22.00 WIB. Rangkaian Pelatihan Simulasi tersebut meliputi Fire Building Exercise (berlokasi di area perkantoran Angkasa Pura), Security exercise (berlokasi di Terminal) dan Aircraft Accident Exercise (berlokasi di Sisi Timur Landasan Bandara. “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jasa bandara dan masyarakat di lingkungan bandara untuk tidak panik,” ujarnya.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan dari pelaksanaan kegiatan pelatihan simulasi nantinya. Bandara Internasional Juanda tetap beroperasi secara normal karena Notam (Notice to Airmen) hanya terkait adanya kegiatan latihan. Kemungkinan tutup hanya lima sampai 10 menit saja untuk pergerakan mobil pemadam,” ucap Heru.

Sebelumnya pada Kamis (8/3) lalu Bandara Juanda juga sempat tutup selama hampir 1 jam karena kondisi hujan deras yang mengakibatkan jarak pandang menurun sampai 300 meter. Dengan jarak pandang atau visibility di bawah 300 meter menyulitkan pilot untuk landing dan take-off. Oleh sebab itu pihak AP I Cabang Juanda memutuskan untuk menutup sementara Bandara Juanda.