Minggu, 25 Februari 2018

PT AP I Beri Insentif Bagi Maskapai yang Buka Rute Penerbangan Baru

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I akan memberi insentif berupa pembebasan biaya pendaratan atau landing fee pada maskapai penerbangan yang melakukan pembukaan rute-rute baru di 13 bandara yang berada di bawah pengelolaan PT AP I. Pemberian insentif ini merupakan langkah PT AP I untuk mendorong peningkatan lalu lintas transportasi udara.



“Diharapkan insentif ini agar maskapai juga menambah frekuensi penerbangan,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi di Jakarta, Rabu (21/2), seperti dilansir Kompas. Insentif akan diberikan lewat pembebasan biaya pendaratan untuk rute penerbangan baru di Bandara Pattimura Ambon, Bandara Frans Kaisiepo Biak, dan Bandara El Tari Kupang selama 6 bulan.

PT AP I juga memberikan insentif potongan 50% biaya pendaratan selama 6 bulan bagi maskapai yang membuka rute baru di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Lombok Praya, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Menurut pihak PT AP I, pemberian insentif ini adalah langkah untuk berkontribusi memajukan industri aviasi nasional, mendorong peningkatan lalu lintas transportasi udara, mengoptimalkan kinerja bandara, dan memberi alternatif pilihan jadwal penerbangan untuk masyarakat. Pasalnya sebanyak 13% dari total slot penerbangan selama 1 tahun tidak digunakan oleh para maskapai. “Insentif ini diberikan agar maskapai bisa mengoptimalisasi operasional penerbangan maskapai yang ada di bandara-bandara milik perseroan,” sambung Faik.

Tak cukup sampai di situ, PT Angkasa Pura I memberikan program insentif lainnya bagi maskapai berupa pembebasan biaya promosi maskapai di bandara selama 1 bulan penuh, pembebasan biaya inaugurasi pembukaan rute baru di bandara, dan insentif untuk menstimulus pertumbuhan penumpang.

Selain insentif, AP I pun menyelenggarakan program Collaboration Destination Development (CDD) tahun 2018 di 10 kota, yakni Solo, Balikpapan, Biak, Ambon, Lombok, Surabaya, Makassar, Manado, Banjarmasin, dan Kupang. Tahun 2017 lalu AP I mencatatkan total pergerakan pesawat di 13 bandara yang dikelolanya sebanyak 764,53 ribu pergerakan pesawat. Sedangkan jumlah penumpang yang diangkut mencapai 89,7 juta orang.