Senin, 15 Januari 2018

Tahun 2017, Pergerakan Pesawat di Bandara Juanda Jadi yang Tertinggi

JAKARTA – Sepanjang tahun 2017 lalu, jumlah penumpang yang dilayani di Bandara Internasional Juanda memang masih kalah jika dibandingkan bandara lain yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I, seperti Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar dan Bandara Adi Soemarmo di Solo. Namun, pada tahun kemarin, trafik pergerakan pesawat dan jumlah kargo di Bandara Juanda menjadi yang tertinggi dibandingkan 12 bandara lainnya.



Menurut catatan PT Angkasa Pura I, sepanjang tahun 2017 kemarin, total ada 791,49 ribu pergerakan pesawat, atau meningkat, 3,5 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 764,53 ribu pergerakan pesawat. Dari jumlah tersebut, pergerakan pesawat di Bandara Juanda tercatat sebanyak 148,73 ribu, atau naik 0,09 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 148,59 ribu.

Sementara, untuk pertumbuhan pergerakan pesawat tertinggi di bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I, tercatat ada nama Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar yang mengalami pertumbuhan mencapai 13,2 persen sepanjang 2017 lalu, atau mencapai 113,91 ribu pergerakan pesawat. Jumlah ini meningkat dari tahun 2016 yang mencapai 100,63 ribu pergerakan, baik untuk rute domestik, internasional, dan lokal.

Selain mengalami grafik pergerakan pesawat tertinggi, Bandara Internasional Juanda juga tercatat menjadi pelabuhan udara binaan PT Angkasa Pura I yang mengalami trafik kargo terbanyak. Selama tahun lalu, bandara ini telah melayani 97,65 kg kargo atau tumbuh 1,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, disusul Bandara I Gusti Ngurah Rai yang melayani 71,06 kg kargo.

“Untuk trafik penumpang tertinggi sepanjang tahun 2017 kemarin, ada di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali yang melayani 21,05 juta penumpang, atau naik 5,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya di angka 20,01 juta penumpang,” papar Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi. “Sementara, Bandara Adi Soemarmo Solo menjadi yang tertinggi untuk pertumbuhan penumpang yang mencapai 27,2 persen, atau telah melayani sebanyak 2,78 juta penumpang selama tahun 2017.”