Rabu, 31 Januari 2018

Pramugari Tiap Maskapai yang Mendarat di Aceh Wajib Pakai Jilbab & Busana Muslim

Aceh – Bupati Aceh Besar Mawardi Ali belum lama ini melayangkan surat edaran yang mewajibkan para pramugari yang mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh untuk memakai jilbab. Surat tersebut diperuntukkan bagi GM Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Citilink, Sriwijaya Air, Wings Air, AirAsia, dan Firefly.

Lewat surat bernomor 451/651/2018, pramugari juga diwajibkan memakai busana muslimah yang sesuai dengan syariat Islam. Di bagian perihal surat tertulis keterangan ‘Pemakaian busana muslimah bagi pramugari’. Dalam surat tersebut memuat 2 poin penting, salah satunya rujukan kewajiban penggunaan pakaian sesuai syariat Islam.

“Bahwa sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh, Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam di Bidang Aqidah, Ibadah dan Syiar Islam, dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh,” demikian isi surat tersebut, seperti dilansir Detik.

Pada poin kedua terdapat 3 subpoin dan Bupati Mawardi ingin seluruh maskapai yang masuk Kabupaten Aceh Besar untuk mematuhi peraturan tersebut. “Sehubungan dengan hal tersebut di atas, dipandang perlu untuk mensinergikan sekaligus dukungan serta kerja sama untuk mencegah segala tindakan yang tidak sesuai dengan syariat Islam, adat istiadat, dan etika masyarakat Aceh. Oleh karena itu, dimintakan kepada seluruh maskapai penerbangan yang memasuki wilayah Kabupaten Aceh Besar agar melakukan hal-hal sebagai berikut,” bunyi surat pada poin ke-2.

“Kepada pramugari diwajibkan mengenakan jilbab/busana muslimah yang sesuai dengan aturan syariat Islam,” demikian isi subpoin b.

Menanggapi surat imbauan tersebut, Pelaksana Tugas Manajer Humas Lion Air Group Ramaditya mengaku siap untuk memenuhi imbauan tersebut. “Kami sangat mendukung dan menghormati sekali apa yang menjadi kebijakan daerah di Aceh, dan Lion Air sendiri sedang menyiapkan perlengkapan pakaian yang dimaksud,” ungkap Rama.

Sementara itu pada maskapai Batik Air kabarnya para pramugari Batik Air telah lebih dulu memakai pakaian muslimah, sehingga tak ada halangan bagi Lion Air Group untuk memenuhi aturan syariat Islam yang diterapkan di Aceh.