Kamis, 04 Januari 2018

Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Jawa Timur Naik 8,95%

Surabaya – Erupsi Gunung Agung di Bali rupanya membawa berkah bagi sektor pariwisata di kawasan Jawa Timur. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jatim selama periode Januari-November 2017 dilaporkan mengalami kenaikan 8,95% dibanding periode yang sama tahun 2016 lalu.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono, sepanjang tahun lalu pertumbuhan pariwisata Jatim cukup bagus karena ditopang kenaikan jumlah kunjungan selama November 2017 yang mencapai 22,41% dibanding kunjungan bulan Oktober 2017.

“Pertumbuhan pada November ini sangat bagus bisa jadi karena dampak meletusnya Gunung Agung. Jadi banyak wisman yang mau ke Bali akhirnya mengalihkan tujuannya ke Jatim, atau mereka hanya turun di Bandara Juanda lalu melanjutkan ke Bali lewat darat dan laut,” ungkap Teguh, Rabu (3/1), seperti dilansir Kabar24.

Berdasarkan data BPS Jatim, jumlah turis mancanegara selama Januari-November 2017 berjumlah 216.989 orang atau naik 8,95% year on year (YoY) yang sebelumnya hanya 199.155 orang. Sementara itu bulan November 2017 berjumlah 23.607 orang atau naik 22,41% dari bulan Oktober 2017 yang hanya mencapai 19.285 orang.

Selama November 2017, mayoritas wisman yang datang lewat Bandara Internasional Juanda Surabaya berasal dari negara Malaysia sebanyak 6.562 orang (naik 35,63%), Singapura 2.259 orang (naik 16,14%, dan China 2.124 orang (naik 57,8%) dari bulan Oktober 2017.

“Namun sayangnya kami tidak bisa melacak ke mana destinasi mereka saat berada di Jatim. Apakah untuk urusan berlibur, mengunjungi keluarga atau bisnis. Ini karena sudah 3-4 tahun pihak imigrasi tidak memberlakukan kartu debarkasi sehingga kami kesulitan membuat report statistik yang lengkap,” kata Teguh.

Secara umum, penumpang internasional selama masa libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 hingga 2 Januari mengalami penurunan 1,83% dari 737.016 penumpang pada periode lalu menjadi 723.560 orang untuk periode tahun ini. Data tersebut dipantau dari 35 bandara di Indonesia, termasuk Bandara Juanda.

Ditemui secara terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Widodo Suryantoro, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik ke Surabaya tahun 2017 telah melebihi target, yaitu 24 juta orang. “Tahun-tahun sebelumnya jumlah kunjungan wisatawan ke Surabaya ini hanya sekitar 17-19 juta orang,” pungkasnya.