Minggu, 14 Januari 2018

IMF WBG 2018 Makin Dekat, 4 Bandara Ini Dipastikan Jadi Parkir Alternatif Delegasi

Jakarta – Gelaran International Monetary Fund – World Bank Group (IMF-WBG) akan segera digelar dalam waktu dekat. Sebagai tuan rumah, Indonesia melakukan berbagai persiapan untuk mendukung suksesnya acara tersebut, salah satunya dengan menyediakan lahan parkir pesawat untuk delegasi yang berasal dari 189 negara.
 


Pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan 4 bandara siap menampung parkir pesawat yang mengangkut 15.000 delegasi IMF yang hendak ke Bali. “Untuk alternatif parkir pesawat kita siapkan empat bandara. Ada yang di Lombok (Lombok International Airport), Surabaya (Juanda), Ujung Pandang (Hasanuddin International Airport), dan Balikpapan (Sepinggan Airport). Semua sudah siap. Tidak ada masalah,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Kamis (11/1), seperti dilansir Indopos.

Menhub Budi mempersiapkan bandara alternatif lantaran apron Bandara Ngurah Rai terbatas. Terlebih karena apron diperkirakan akan penuh saat banyak delegasi yang berdatangan dari sejumlah negara. “SOP-nya pasti kepala negara itu akan landing di Ngurah Rai. Karena kapasitas apron terbatas, nantinya setelah landing pesawat yang membawa delegasi parkirnya di beberapa bandara lain yang sudah kita siapkan,” ungkap Budi.

PT Angkasa Pura (AP) I sendiri kabarnya berencana melakukan reklamasi untuk memperluas parking stand dan area apron. Langkah ini dilakukan demi menampung jumlah pesawat yang lebih banyak ketika diselenggarakannya IMF-WB 2018 pada bulan Oktober yang akan datang. PT AP I setidaknya akan mengucurkan dana Rp 1,7 miliar untuk perluasan tersebut.

“Dalam waktu bersamaan, akan ada puluhan ribu delegasi dan wisman baru yang masuk ke Bali. Tidak semua bisa tertampung dan parkir di Bali. Dan untuk mempermudah pergerakan pesawat perluasan parking stand dan area apron harus dilakukan,” tutur General Manager AP I Bandara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi.

Selain Bandara Ngurah Rai, kabarnya pemerintah juga akan menyiapkan Bandara Blimbingsari di Banyuwangi sebagai tempat parkir delegasi saat IMF-WB 2018. Seperti diketahui, Bandara Ngurah Rai bisa saja ditutup sewaktu-waktu karena adanya aktivitas erupsi Gunung Agung dan juga Gunung Kelud. “Kita punya kontigensi juga, lapangan terbang Banyuwangi. Sekarang sudah diperbaiki oleh Menteri Perhubungan sehingga itu bisa menjadi alternatif, termasuk lapangan terbang di Surabaya,” tegas Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.