Minggu, 10 Desember 2017

Tiket Penerbangan Mahal Dianggap Jadi Penyebab Wisatawan Enggan ke Lombok

Mataram – Erupsi Gunung Agung di Bali beberapa waktu lalu memang sangat berdampak terhadap industri pariwisata di Indonesia. Tak hanya berdampak secara langsung terhadap wisata di Bali, akan tetapi pariwisata di NTB pun juga ikut terkena getahnya. Menurut data dari Dinas Pariwisata NTB, terdapat ribuan kunjungan wisata, baik lokal maupun mancanegara yang dibatalkan saat meletusnya Gunung Agung.

Sebagai dampak dari erupsi Gunung Agung, terjadi penurunan okupansi hingga 40% di hotel-hotel dan resort, terutama kawasan Senggigi dan Gili. “Ada ribuan room night yang tercancel,” ujar Kepala Dinas Pariwisata NTB L Moh Faozal, seperti dilansir Lombokpost.
Erupsi juga berpengaruh dengan target 3,5 juta kunjungan wisatawan ke NTB. Sebelum Gunung Agung meletus, target kunjungan hampir tercapai sekitar 15-20%. Terlebih karena semua stakeholder kabarnya telah menyiapkan berbagai paket wisata menarik untuk akhir tahun ini.
Tiket pesawat ke Lombok pun dinilai terlalu mahal, sehingga calon wisatawan merasa enggan hingga akhirnya memilih destinasi lain yang dinilai mempunyai biaya transportasi lebih murah. “Kami melihat harga tiket penerbangan ke Lombok itu mahal. Kalau mahal kan siapa yang mau datang ke sini. Bahkan pernah itu harga tiketnya sampai Rp 2,5 juta di salah satu maskapai penerbangan. Itu kan mahal sekali. Kami minta tolong ini bagaimana caranya agar kita bisa mengatur ini. Jadi wisatawan itu senang berkunjung,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Putria.
Ada berbagai pesawat yang menyediakan rute penerbangan ke Lombok. Misalnya saja maskapai Garuda Indonesia yang melayani rute penerbangan Jakarta ke Lombok dengan harga tiket sekitar Rp 1,9 jutaan. Kemudian dari Bandara Internasional Juanda Surabaya ke Lombok dengan maskapai Lion Air biayanya Rp 403 ribuan, dari Bandung ke Lombok dengan Citilink Rp 1,2 jutaan dengan 1 kali transit, serta dari Yogyakarta ke Lombok dengan Lion Air tarifnya Rp 726 ribuan.
Padahal akses yang mudah dan murah biasanya menjadi bahan pertimbangan calon wisatawan saat hendak berkunjung ke suatu destinasi. Tiket penerbangan ke Lombok yang mahal membuat paket wisata ke Lombok pun semakin mahal. Hal itu pula yang ditengarai jadi alasan mengapa turis enggan berkunjung.