Selasa, 05 Desember 2017

Siap Beroperasi, Bandara Warukin Layani Rute ke Bandara Juanda

JAKARTA – Melalui anak usahanya, PT Pelita Air Service, Pertamina kembali mengoperasikan Bandara Warukin yang terletak di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Menurut rencana, bandara yang siap beroperasi pada akhir tahun 2017 tersebut bakal melayani penerbangan dengan tujuan ke Jakarta (Bandara Halim Perdanakusuma), Solo (Bandara Adi Soemarmo), Banjarmasin (Bandara Syamsudin Noor), dan Surabaya (Bandara Internasional Juanda).

Dikutip Tempo, peresmian dan pengoperasian kembali Bandara Warukin dilakukan Senin (4/12) kemarin di Tanjung Warukin, Tabalong. Peresmian diawali dengan penekanan sirene oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian bandara oleh Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, serta Direktur Manajemen Aset Pertamina dan Direktur PT Pelita Air Service.
“Keberhasilan peresmian kembali Bandara Warukin ini berkat kerja sama yang terjalin baik antara Pertamina, Pelita Air, perusahaan swasta di Tabalong seperti Adaro, serta Pemerintah Kabupaten Tabalong,” ujar Direktur Manajemen Aset Pertamina, Dwi Wahyu Daryoto. “Kerja sama ini diharapkan bisa terus berlanjut untuk merawat Bandara Warukin.”
Menurut rencana, Bandara Warukin nantinya akan melayani penerbangan domestik sebanyak delapan flight per hari dari Tanjung dengan empat tujuan atau rute, yaitu menuju Jakarta, Solo, Banjarmasin, dan Surabaya, dengan waktu tempuh sekitar sembilan jam penerbangan. Sementara, pesawat yang digunakan adalah tipe ATR 72-500 milik Pelita Air.
“Bandara Warukin akan mulai beroperasi secara normal pada akhir Desember 2017 dan mulai dibuka untuk umum sebelum Natal 2017,” sambung Dwi. “Sementara, untuk harga tiket, masih dibicarakan dengan pemerintah daerah setempat dan juga pihak swasta yang ada di Tabalong, dengan kisaran harga Rp600 ribu sampai Rp700 ribu untuk rute Banjarmasin-Tanjung.”

Bandara ini memungkinkan transportasi udara yang akan memangkas waktu tempuh dari Kabupaten Tabalong menuju Banjarmasin melalui jalur darat yang membutuhkan waktu sekitar enam jam. Selain untuk penerbangan komersial, Bandara Warukin juga dapat melayani aktivitas bisnis pertambangan batubara, minyak dan gas, serta perkebunan.