Rabu, 20 Desember 2017

Pergerakan Pesawat Diprediksi Meningkat 10% Selama Libur Natal & Tahun Baru

Pekanbaru - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI/Airnav Indonesia) memprediksi pergerakan pesawat saat libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 akan mengalami peningkatan antara 8-10%.

“Cukup banyak tahun ini sekitar delapan sampai 10 persen. Untuk, itu kami sudah siap apabila ada permintaan maskapai untuk melayani lalu lintas penerbangan, termasuk beroperasi 24 jam,” ujar Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono, Selasa (19/12), seperti dilansir Warta Ekonomi.

Lebih lanjut Wisnu menjelaskan bahwa beberapa bandara telah beroperasi 24 jam, misalnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang dan I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Tetapi sejumlah bandara lain seperti Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru juga siap beroperasi 24 jam. “Kami selalu memantau perkembangan permintaan penumpang, tergantung permintaan maskapai, setidaknya kami sudah menyiapkan tim untuk beroperasi 24 jam,” ucap Wisnu.

Demi mengantisipasinya tingginya pergerakan pesawat di bandara-bandara utama seperti Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, dan Adisutjipto Yogyakarta, AirNav berupaya menyempurnakan mekanisme pengajuan slot time dengan sistem aplikasi CHRONOS. Sistem ini adalah aplikasi real slot buatan AirNav.

“Sistem ini juga telah dilengkapi dengan Flight Approval (izin rute) dan kini telah dikembangkan peningkatan kualitasnya, dengan mengintegrasikannya terkait izin rute, data E-Flight Plan, data cuaca dari BMKG, serta data surveillance,” beber Wisnu.

“CHRONOS berfungsi sebagai Sumber Informasi bagi Unit Pelaksana Koordinasi Slot (UPKS) terkait Ijin Rute dan Flight Approval yang telah diterbitkan oleh Direktorat Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Selain itu, Aplikasi ini juga dapat memonitor penggunaan slot yang telah diterbitkan baik berupa Ijin Rute maupun Flight Approval dan sebagai alat bantu (tools) evaluasi dan pelaporan penggunaan slot time di 35 (tiga puluh lima) bandar udara terkoordinasi,” sambungnya.

AirNav pun menyiagakan SDM untuk bertugas di Posko Terpadu Monitoring Layanan Navigasi selama 24 jam nonstop setiap hari selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru. “Posko terpadu tersebut bertujuan untuk mengoptimalisasikan dan memonitor kelancaran kegiatan penerbangan, baik di Kantor Pusat maupun di seluruh kantor-kantor cabang. Terutama di bandara-bandara bandara yang berpotensi mengalami peningkatan pergerakan pesawat yang tinggi. Termasuk berkoordinasi dengan seluruh stakeholders penerbangan untuk mengevaluasi kondisi terkini,” pungkasnya.