Sabtu, 02 Desember 2017

Kerap Semrawut Saat Jadwal Penerbangan Umrah, AP I Bakal Tertibkan Para Pengantar

Surabaya – Berbeda dari biasanya, pemandangan di Bandara Internasional Juanda tampak semrawut ketika ada jadwal penerbangan umrah pada Jumat (1/12) kemarin. Ratusan keluarga pengantar jemaah umrah tampak berjubel di terminal keberangkatan Terminal 1 Bandara Juanda. Tak hanya memenuhi lobi, anjungan dekat air mancur Bandara Juanda juga disesaki oleh pengantar. Bahkan beberapa pengantar tampak membawa makanan dan nasi bungkus sambil duduk di lantai lobi.

“Daripada beli di bandara mahal. Ini bawa nasi bungkus,” kata Siti Muyasaron, Jumat (2/12), seperti dilansir Tribunnews.
Kondisi kepadatan ini berlangsung hampir setiap hari di Bandara Juanda, terutama tiap kali ada jadwal penerbangan atau kedatangan jemaah umrah. Seperti diketahui, Bandara Juanda kini melayani penerbangan umrah langsung ke Jeddah dan Madinah hampir setiap hari, apalagi jumlah jemaah umrah dari Jawa Timur juga termasuk yang terbesar di Indonesia.
Beberapa penumpang mengaku kurang nyaman dengan suasana Bandara Juanda ketika ada penerbangan umrah. “Bikin risih karena banyak calon jemaah umrah didampingi keluaganya. Kadang bergerombol di tengah-tengah Bandara Juanda. Kok petugas tidak menertibkan ya,” ujar salah satu penumpang bernama Mahmud.
PT Angkasa Pura (AP) I selaku pengelola Bandara Juanda mengaku akan menertibkan para pengunjung di Bandara Juanda terutama ketika ada jadwal penerbangan umrah. “Kami akan sikapi khusus pada penumpang umrah. Namun karena banyaknya keluarga pengantar menjadikan bandara sesak saat jadwal penerbangan umrah. Nanti akan ada petugas yang mengingatkan untuk tertib saat mengantar penumpang umroh. Mereka tidak lesehan hingga mengganggu penumpang lain lewat,” ujar Humas PT AP I Cabang Juanda, Febrian Prayoga.

Febrian menjelaskan bahwa animo warga Jatim untuk beribadah ke Tanah Suci memang cukup tinggi. Terutama ketika terminal umrah dioperasikan 2 tahun lalu, semakin banyak warga Jatim yang berangkat umrah. Penerbangan umrah dilayani hampir setiap hari dengan 3 maskapai di Bandara Juanda. Mereka biasanya memakai pesawat jenis air bus berkapasitas 400 penumpang. “Penumpang umrah semua kami layani di gate 11 dan 12 di lantai dua T1,” tutur Febrian.