Senin, 11 Desember 2017

Bayar Parkir di Terminal 1 Bandara Juanda Kini Bisa via E-Money

SURABAYA – Upaya pemerintah untuk menggalakkan program gerakan non-tunai terus diaplikasikan oleh sejumlah fasilitas publik dan juga BUMN. Bandara Internasional Juanda pun tidak mau ketinggalan dengan menerapkan pembayaran dengan sistem elektronik atau e-money kepada para pengguna jasa yang hendak memarkir kendaraan mereka di sekitar area bandara.

Pengumuman pembayaran parkir secara elektronik ini telah dilakukan PT Angkasa Pura I selaku operator Bandara Internasional Juanda, baik lewat akun Twitter resmi mereka maupun melalui spanduk. Di dalam spanduk lebar yang terpasang di salah satu sudut bandara, pilihan pembayaran parkir menggunakan layanan non-tunai atau e-payment saat ini diketahui telah tersedia di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda.
Meski demikian, jika pengguna jasa ingin memarkir kendaraan mereka, khususnya kendaraan roda empat, di area Terminal Bandara Juanda, perlu menyiapkan uang yang cukup, terutama mereka yang hendak parkir inap. Pasalnya, ongkos parkir inap untuk mobil di bandara tersebut saat ini dikenakan sebesar Rp50.000 dan berlaku untuk parkir umum.
Saat ini, tarif parkir mobil di Bandara Juanda telah berlaku tarif progresif, dengan tarif pertama adalah Rp6.000, dan kemudian berlaku tarif progresif Rp2.000 per jam. Sementara, untuk parkir kendaraan roda dua atau sepeda motor, tidak berlaku tarif progresif dan flat sebesar Rp3.000, dengan tarif parkir inap sebesar Rp25.000. “Tarif progresif ini tidak berlaku untuk tarif sepeda motor,” jelas Humas PT Angkasa Pura I Juanda, Febrian Prayogo.
Sebelum Bandara Juanda, Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah memberlakukan sistem e-money untuk pembayaran parkir mulai tanggal 1 Desember lalu. Pengelolaan parkir di bandara yang berlokasi di kawasan Cengkareng itu sendiri selama ini di bawah penanganan PT Angkasa Pura Solusi dan sistem pembayaran e-money bisa dilakukan dengan layanan milik Bank Mandiri, Brizzi milik BRI, dan Tap Cash keluaran BNI.