Jumat, 10 November 2017

Kian Menurun, Kemenhub Ingatkan Sriwijaya & NAM Air untuk Tingkatkan OTP

Surabaya – Masalah ketepatan waktu memang menjadi faktor yang penting dalam dunia penerbangan. Oleh sebab itu setiap maskapai penerbangan diharapkan dapat meningkatkan on time performance (OTP) mereka demi memberikan pelayanan yang terbaik terhadap para pengguna jasa.

Belum lama ini Kepala Otoritas Bandara Wilayah III Kementerian Perhubungan RI, Dadun Kohar meminta setiap maskapai, termasuk Sriwijaya Air dan anak perusahaannya, NAM Air untuk meningkatkan ontime performance-nya. Pasalnya dalam waktu 1 tahun belakangan ini maskapai tersebut dianggap memiliki ketepatan waktu penerbangan yang menurun. Bahkan menurut Dadun penurunan OTP-nya mencapai 50 persen.
“Harus kami kritik para maskapai dalam melayani penumpang. Sriwijaya Air dalam catatan kami mengalami penurunan ontime performance hingga 50 persen,” ungkap Dadun, seperti dilansir Tribunnews.
Lebih lanjut Dadun menjelaskan bahwa jika ada pesawat yang mendarat di waktu yang tak sesuai dengan jadwal, maka dapat menimbulkan penundaan penerbangan alias delay. Pasalnya jika salah satu armada pesawat tak tepat waktu, tentu saja akan berdampak terhadap jadwal pesawat lainnya, baik yang berasal dari satu maskapai maupun pesawat dari maskapai lain.
“Keterlambatan itu awalnya dari rotasi pesawat. Diakui rotasi ini tidak bisa dihindari namun semua maskapai harus mewaspadai,” papar Dadun.
Sementara itu, Direktur Operasional NAM Air, Daniel Aditya mengaku jika on time performance memang terus dievaluasi oleh pihaknya dan ke depannya NAM Air akan berusaha untuk memperbaiki ketepatan waktu jadwal penerbangan mereka. “Kami mohon maaf atas ontime performance yang menurun. Kami berjanji akan memperbaikinya,” tutur Daniel.
Ditemui secara terpisah, General Manajer PT Angkasa Pura 1 Cabang Juanda, Yuwono menyatakan jika aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Juanda kini semakin padat karena penerbangan baru terus bertambah. Dalam tiap jam setidaknya terdapat 34 aktivitas penerbangan di Bandara Juanda. Akan tetapi pada hari-hari tertentu hanya terdapat 28 penerbangan dalam 1 jam. “Nah yang longgar ini masuk rute baru seperti NAM Air,” ujar Yuwono.

Meskipun padat, Bandara Juanda termasuk bandara di Indonesia yang memiliki tingkat ketepatan waktu terbaik. Bahkan OTP Bandara Juanda juga diakui dunia melalui survei OAG Punctuality League 2016. Bandara Juanda memiliki tingkat OTP sebesar 90,30% dan menjadi satu-satunya bandara besar di dunia dengan OTP di atas 90%.