Rabu, 01 November 2017

Hendak Lepas Landas dari Bandara Juanda, Porter Nyaris Terbawa di Bagasi Citilink

Surabaya – Pada Minggu (29/10) lalu sempat terjadi insiden seorang staf porter hampir terbawa ke dalam bagasi di pesawat Citilink yang hendak lepas landas dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju Bandung. Corporate Communication Department Head  Angkasa Pura I, Awaluddin membenarkan kabar tersebut.

Awaluddin mengatakan jika insiden ini terjadi ketika pesawat Citilink bernomor QG 824 dengan tujuan Surabaya-Bandung akan terbang pada pukul 14.20 WIB. Pilot yang memperoleh laporan terkait staf porter yang tertinggal dalam bagasi pesawat pun akhirnya kembali ke apron untuk melakukan pengecekan kesiapan penerbangan. “Kronologisnya yang saya dapatkan, itu terjadi pada 29 Oktober 2017,” kata Awaluddin.
Ketika kejadian berlangsung, petugas maskapai Citilink telah melakukan pemeriksaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP), mulai dari mengecek ulang penumpang hingga pengecekan bagasi. Awalnya insiden ini berlangsung karena ada 5 penumpang yang terlambat ketika pesawat sedang boarding. Kelima penumpang itu telah check-in, sehingga maskapai harus melakukan pemeriksaan ulang termasuk barang di bagasi penumpang.
Waktu itu 3 penumpang yang terlambat akhirnya datang dan petugas porter harus masuk lagi ke dalam bagasi pesawat untuk menurunkan barang bawaan 2 penumpang yang tak jadi berangkat. Akan tetapi karena pesawat sudah siap untuk push back, pintu kompartemen pun harus ditutup. Porter yang masih berada di bagasi pun sempat terkunci dan hampir ikut terbawa dalam penerbangan. Untung saja pilot segera memperoleh kabar soal hal itu dan tak sempat lepas landas.
Terkait sanksi dari kelalaian tersebut, Awaluddin mengatakan jika pihaknya masih belum dapat memastikan karena menanti hasil investigasi. “Tapi nanti yang memberikan sanksi itu regulator (Direktorat Jenderal Perhubungan Udara), bukan dari Angkasa Pura I,” ucap Awaluddin.

Tim porter yang beroperasi di Bandara Juanda sendiri masih diperiksa oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya. “Sampai saat ini, tim PPNS sedang memeriksa satu tim porter yang bertugas saat itu. Kartu akses atau pass masuk tim tersebut sementara kami cabut,” beber Kepala Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya, Dadun Qohar, Selasa (31/10).