Sabtu, 18 November 2017

Cuaca Diprediksi Hujan Sampai Besok, BMKG Imbau Masyaratkan untuk Waspada

Surabaya – Pada akhir pekan ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memperkirakan bahwa cuaca di Kota Surabaya dan daerah lain yang ada di Provinsi Jawa Timur akan dilanda hujan deras. Oleh sebab itu masyarakat yang tinggal di Jatim diimbau untuk lebih berhati-hati.

“Kondisi cuaca di Surabaya dan beberapa daerah di sekitarnya seperti Sidoarjo, Gresik dan daerah lainnya, pada hari ini hingga Minggu besok, kondisi cuaca diperkirakan hujan,” kata Rendy Irawadi, Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Jumat (17/11), seperti dilansir Detik.
Menurut Rendy akan terjadi hujan dengan intensitas ringan sampai sedang menjelang sore atau pada malam hari dengan kecepatan angin sekitar 5-35 kilometer (km) per jam. Angin didominasi dari timur ke arah barat, sedangkan untuk kelembapan mencapai antara 80 hingga 95 persen. Jarak pandang bervariasi dan tergantung intensitasnya, namun rata-rata berkisar antara 3 hingga 10 km.
“Hujan, intensitasnya ringan sampai sedang dan disertai petir. Sedangkan potensi hujan dengan intensitas lebat, terjadi di daerah atau wilayah pegunungan,” ujar Rendy.
Ketika ditanyai terkait kemungkinan terjadinya angin putting beliung di kawasan Surabaya dan daerah lain, Rendy mengungkapkan bahwa hal itu mungkin saja terjadi. Pasalnya, salah satu faktor pendukung seperti kondisi cuaca yang mengalami perubahan dari cerah dan panas, berubah ke mendung. “Potensi ya bukan pasti, terjadi angin puting beliung,” jelasnya.
Oleh karena itu, Rendy memperingatkan masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat melihat tanda-tanda potensi terjadinya angin putting beliung, seperti awan mulai gelap. Di samping itu, masyarakat juga diminta untuk menghindari tempat-tempat atau bangunan yang rawan roboh. “Diharapkan masyarakat lebih waspada. Jangan mendekati pohon atau baliho yang berpotensi roboh,” ucapnya.
Cuaca yang buruk beberapa hari belakangan ini ternyata juga mempengaruhi aktivitas penerbangan di kawasan Malang. Penerbangan ke Bandara Abdulrachman Saleh Malang dikabarkan terpaksa melakukan pendaratan di Bandara Juanda Sidoarjo. “Kalau cuaca jelek pasti geser ke Surabaya, tergantung pilot. Ini demi keselamatan penerbangan. Kemudian oleh pilot diputuskan mendarat di Surabaya,” jelas Suharno, Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Jumat (17/11).

Suharno sendiri mengaku tidak tahu hingga kapan situasi semacam ini akan berlangsung, sebab sangat situasional dan tergantung pada cuaca. Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Bandara Abdulrachman Saleh, Kholili menuturkan penerbangan dialihkan ke Bandara Juanda mulai pukul 14.00 WIB. “Divert ke Bandara Juanda ada tiga penerbangan. Mulai pengalihan penerbangan sekitar pukul 14.00 WIB,” tandasnya.