Jumat, 17 November 2017

Akibat Cuaca Buruk, 4 Penerbangan dari Malang Dialihkan ke Bandara Juanda

Malang – Pada Rabu (15/11) Kota Malang diguyur hujan lebat. Cuaca buruk yang melanda daerah Malang ini mengakibatkan sejumlah penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh terganggu. Alhasil, beberapa penerbangan pun terpaksa dialihkan ke Bandara Internasional Juanda, Surabaya untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal-hal yang tak diharapkan.

“Bandara tetap buka normal. Tapi karena cuaca buruk, jadi pesawat beralih ke Surabaya. Demi keselamatan penumpang kalau cuaca buruk dialihkan. Itu sudah acara tahunan,” ujar Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh, Suharno, Rabu (15/11), seperti dilansir Kompas.
“Cuaca buruk tidak bisa dilawan. Ada lima penerbangan, empat dialihkan satu dibatalkan. Yang dialihkan ke Juanda, Sriwijaya Air dua penerbangan, Batik Air, dan Citilink. Satu dibatalkan karena masalah teknis dari Bali, Wings Air,” imbuh Kepala Tata Usaha, Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Holili.
Karena adanya cuaca buruk, pihak Airnav pun mengirimkan notam ke Bandara Abdulrachman Saleh untuk melakukan pengalihan penerbangan. Pihak Bandara Abdulrachman Saleh menyediakan sekitar 11 armada bus untuk mengangkut 466 penumpang ke Bandara Juanda Sidoarjo. “466 penumpang dialihkan ke bandara Juanda dengan 11 bus dan sudah berangkat semua,” beber Holili.
Airnav mengeluarkan notam sekitar pukul 16.00 WIB. Menurut Holili, penyebab pasti dari cuaca buruk adalah pandangan pilot yang terbatas hanya sampai pada 1.000 meter. Padahal berdasarkan standar keselamatan penerbangan, jarak pandang pilot yang dianjurkan adalah antara 4.000 sampai 5.000 meter. “Cuaca buruk jarak pandang hanya 1.000 harusnya 4.000 sampai 5.000 meter. Ini berbahaya bagi penerbangan,” tutur Holili.
Sementara itu, informasi terkait adanya landasan pacu (runway) yang mengelupas, Suharno menuturkan bahwa kerusakan landasan merupakan kerusakan rutin akibat hujan dan masih dalam proses perbaikan. Meski demikian, Suharno menegaskan bahwa kerusakan landasan pacu ini tak mengganggu penerbangan. “Itu rutin perbaikan,” ungkapnya.

Salah satu penumpang yang hendak ke Jakarta bernama Subur Triono mengungkapkan bahwa berdasarkan jadwal seharusnya ia berangkat pada pukul 12.45 WIB. Akan tetapi, karena cuaca buruk akhirnya jadwal penerbangan terganggu dan dialihkan ke Surabaya. “Harusnya saya pukul 12.45 WIB naik Sriwijaya, tapi dialihkan ke Surabaya dan sekarang baru sampai Juanda,” tutur Subur.