Kamis, 05 Oktober 2017

Pesawat Delay 5 Jam di Bandara Juanda, Lion Air Akhirnya Beri Kompensasi Untuk Penumpang

Sidoarjo – Maskapai Lion Air kembali bikin geger dengan adanya 10 penerbangan yang tertunda (delay) di Bandara Internasional Juanda Surabaya. Tak tanggung-tanggung penerbangan tersebut delay hingga lebih dari 5 jam sejak Senin (2/9) pagi hingga siang.

Karena keterlambatan tersebut, lebih dari 700 calon penumpang Lion Air dari sejumlah daerah menumpuk di ruang tunggu boarding Bandara Juanda. Karena keterbatasan kapasitas ruang tunggu boarding di Bandara Juanda, ratusan calon penumpang pun terpaksa antre di luar pintu masuk boarding. “Pesawat ke beberapa kota dibilangnya terlambat beberapa jam. Yang paling bikin kesal adalah kami sama sekali tidak diberikan kompensasi. Padahal terlambat sampai lebih dari tujuh jam,” ujar salah seorang calon penumpang, Musyaffa, Senin (2/10), seperti dilansir Tribunnews.
Sementara itu Airport Operation Senior Manager Bandara Soekarno-Hatta, Sugeng Haryadi menjelaskan jika sebagian pesawat yang delay sudah diberangkatkan pada Senin (2/10). “Delay semalam (Minggu malam) sudah diberangkatkan. Saat ini (Minggu) masih ada delay di bawah 60 menit,” jelas Sugeng.
Pihak Lion Air menjelaskan jika keterlambatan penerbangan tersebut disebabkan karena faktor cuaca. Beberapa pesawat Lion Air terlambat mendarat di Bandara Soetta lantaran terhambat cuaca buruk di sejumlah daerah. “Pada 1 Oktober 2017 beberapa nomor penerbangan Lion Air mengalami keterlambatan yang cukup signifikan. Penyebab keterlambatan tersebut bermula dari terlambatnya kedatangan pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, dari beberapa bandara di daerah yg disebabkan oleh cuaca yg kurang baik dan bersahabat,” ungkap Public Relations Lion Air Group.
Oleh sebab itu sejumlah penerbangan di bandara lain termasuk Bandara Juanda pun terkena delay meski pihak Lion Air sempat mengganti pesawat di sejumlah penerbangan. “Pemberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta juga mengalami beberapa hambatan karena kepadatan lalu lintas operasional udara di mana pada hari ini di Soekarno-Hatta juga melayani kepindahan beberapa penerbangan tujuan Bandara Halim Perdanakusuma yg dialihkan serta penambahan penerbangan haji,” katanya.
“Lion Air akan berusaha untuk menuntaskan seluruh penerbangan hari ini kecuali untuk bandara yang telah tutup karena adanya pekerjaan pelapisan landasan pacu. Lion Air juga akan memberikan hak-hak seluruh penumpang sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku. Atas ketidaknyamanan ini, Lion Air memohon maaf kepada seluruh pelanggan setianya,” sambungnya.

Direktur Operasional Lion Air, Capt. Daniel Putut Adi Kuncoro menambahkan bahwa pihaknya telah membayar kompensasi pada 4.800 penumpang yang mengalami delay. Jumlah uang kompensasi mencapai Rp 1,7 miliar dengan rincian masing-masing orang mendapat kompensasi sebesar Rp 300.000. “Penumpang yang tertunda penerbangannya juga sudah kami berangkatkan,” ujar Daniel.