Rabu, 06 September 2017

Traffic Makin Padat, AP I Percepat Perluasan Bandara Juanda

Surabaya – Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur setiap harinya selalu didatangi oleh ribuan penumpang. Kepadatan penumpang dan tingginya traffic pesawat di Bandara Juanda pun mendorong PT Angkasa Pura (AP) I selaku pihak pengelola untuk meningkatkan kapasitas bandara. Salah satu upaya yang ditempuh oleh AP I adalah dengan mengupayakan percepatan perluasan Bandara Juanda.

Menurut Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT AP I, M. Asrori, perluasan bandara adalah sebuah keharusan supaya Bandara Juanda dapat turut bersaing di kancah internasional. Selain itu, PT AP I juga memperluas Bandara Juanda supaya dapat mencapai target untuk mendatangkan 1 juta wisatawan ke wilayah Provinsi Jawa Timur. “Master plan sudah dirancang untuk perluasan Bandara Juanda. Termasuk keberadaan fasilitas-fasilitas penunjangnya pun juga dibangun,” kata Asrori, Senin (4/9), seperti dilansir Okezone
Asrori juga menuturkan bahwa saat ini AP I tengah mengurus izin airport city. Apabila izin mendirikan bangunan (IMB) telah selesai, maka prosesnya akan beralih ke pembebasan lahan. Luas lahan baru untuk Bandara Juanda sekitar 1.700 hektare dan bertempat di sebelah utara Bandara Juanda.
“Perseroan sendiri menargetkan bisa melakukan pembebasan lahan untuk kebutuhan perluasan ini pada 2018. Nantinya, jarak dua landasan harus lebih dari 1.000 meter agar dapat digunakan pesawat untuk mendarat,” sambung Asrori.
Sementara itu, berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik, Bandara Internasional Juanda Surabaya menjadi bandara yang paling padat setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk periode Juli 2017. BPS melaporkan bahwa jumlah penumpang domestik di Bandara Juanda naik 9,97% atau 889,5 ribu orang. Selain itu, Bandara Juanda mencatatkan kenaikan jumlah penumpang keseluruhan mencapai 64,81%.

Jumlah penumpang tujuan luar negeri atau internasional di Bandara Juanda juga mengalami kenaikan sebesar 45,24% pada bulan Juli 2017. Bandara Juanda menjadi penyumbang penumpang domestik terbesar kedua setelah Bandara Soetta dengan perolehan sebesar 4,5 juta orang atau 8,91%.