Selasa, 19 September 2017

Sempat Tertunda, Penerbangan Surabaya-Sumenep Dibuka 27 September 2017

SURABAYA – Setelah sempat tertunda, maskapai Wings Air dipastikan bakal membuka rute penerbangan komersial Surabaya-Sumenep PP mulai tanggal 27 September 2017 mendatang. Tiket penerbangan yang menghubungkan Bandara Internasional Juanda dengan Bandara Trunojoyo tersebut bakal dibanderol dengan harga mulai Rp227 ribuan per penumpang.

“Sudah ada kepastian waktunya. Penerbangan perdana pesawat milik PT Wings Air di rute komersial Surabaya-Sumenep dan sebaliknya akan mulai beroperasi pada hari Rabu tanggal 27 September 2017,” jelas Bupati Sumenep, A. Busyro Karim. “Semuanya sudah siap. Kami di pemerintah daerah pun telah menyosialisasikan rencana penerbangan komersial tersebut kepada elemen masyarakat di Sumenep dan Jawa Timur pada umumnya.”
Busyro menambahkan bahwa operator telah bekerja sama dengan pihak ketiga untuk penjualan tiket pesawat komersial Surabaya-Sumenep PP. Harga tiket penumpang menurut Busyro sekitar Rp227 ribuan per penumpang. “Berdasarkan info yang kami terima dari operator, calon pengguna jasa sudah bisa memesan tiket melalui sistem dalam jaringan (online),” sambungnya.
Sebelumnya, maskapai Wings Air berencana melakukan penerbangan perdana dari Bandara Juanda ke Bandara Trunojoyo pada hari Minggu (17/9) kemarin. Sayangnya, rencana tersebut gagal direalisasikan karena terkendal masalah slot time dari Bandara Juanda. Pihak Sumenep sendiri menginginkan rute tersebut terbang pukul 06.00 WIB dari Sumenep dan berangkat sore hari dari Surabaya.
Pembukaan penerbangan rute Surabaya-Sumenep PP ini disambut baik oleh Dinas Perhubungan Jawa Timur. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Wahyudi, malah sudah yakin bahwa rute ini akan sangat potensial. Hanya, belum ada maskapai yang mengawali pembukaan rute tersebut. “Setelah (Wings Air) ini, pasti ada maskapai lain yang menyusul,” ujarnya.

Dengan pembukaan rute Surabaya-Sumenep ini, durasi perjalanan yang dahulu mencapai empat jam melalui jalur darat, bisa dipangkas hanya menjadi 30 menit melalui jalur udara. Selain itu, dengan dua kali rencana jadwal terbang setiap hari, bisa memudahkan mobilisasi dari Surabaya ke Sumenep atau sebaliknya.