Selasa, 05 September 2017

Jumlah Penumpang Domestik di Bandara Juanda Melonjak 64 Persen

JAKARTA – Pada hari Senin (4/9) kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan jumlah angkutan pesawat terbang untuk rute domestik selama bulan Juli 2017 mencapai 8,9 juta orang atau naik 27,89 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Khusus untuk Bandara Internasional Juanda, jumlah penumpang tujuan dalam negeri di bulan ketujuh itu meningkat sebanyak 64,81 persen dari bulan Juni 2017.

“Jumlah penumpang angkutan udara untuk rute domestik pada bulan Juli 2017 mencapai 8,9 juta orang, atau meningkat 27,89 persen dibandingkan bulan Juni 2017,” papar Kepala BPS, Suhariyanto. “Kenaikan jumlah penumpang terjadi di Bandara Juanda sebesar 64,81 persen, disusul Bandara Hasanuddin Makassar sebesar 48,07 persen, Bandara Ngurah Rai Denpasar sebesar 39,28 persen, Bandara Kualanamu Medan sebesar 36,90 persen, dan Bandara Soekarno-Hatta sebesar 17,99 persen.”
Di bulan Juli kemarin, pria yang akrab disapa Kecuk itu menambahkan, jumlah penumpang domestik terbesar adalah melalui Bandara Soekarno-Hatta, yaitu mencapai 2,1 juta orang atau 23,65 persen dari total penumpang domestik. Sementara, Bandara Juanda mengekor di urutan selanjutnya dengan 889,5 ribu penumpang atau 9,97 persen dari keseluruhan penumpang domestik.
“Secara akumulasi, jumlah penumpang rute domestik selama Januari hingga Juli 2017 mencapai 50,5 juta orang atau meningkat 10,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu di angka 45,6 juta orang,” sambung Kecuk. “Jumlah penumpang terbesar tercatat di Bandara Soekarno-Hatta yang mencapai 12,4 juta orang atau 24,67 persen dari keseluruhan penumpang domestik, diikuti Bandara Juanda sebesar 4,5 juta orang atau 8,91 persen.”

Kecuk menambahkan bahwa penerbangan rute domestik memang tinggi karena ada libur, seperti Lebaran. Dari data PT Angkasa Pura II saja, untuk musim Lebaran tahun 2017 ini, tambahan penerbangan atau extra flight mencapai 1.639 extra flight atau meningkat dari tahun lalu. “Jumlah penumpang domestik ini juga meningkat dibandingkan bulan Juli 2016 yang tercatat 7,88 juta orang,” pungkas Kecuk.