Sabtu, 02 September 2017

Angkasa Pura I Gencar Kembangkan Bandara Juanda

Surabaya – PT Angkasa Pura (AP) I kini tengah giat untuk membenahi Bandara Internasional Juanda agar bisa bersaing di tingkat internasional. Hingga kini AP I berupaya meningkatkan kapasitas penumpang di Bandara Juanda supaya dapat memenuhi target 1 juta wisatawan ke Provinsi Jawa Timur.

“Perseroan kini sudah selesai merancang masterplan untuk perluasan Bandara Juanda. Fasilitas-fasilitas penunjangnya pun juga dipersiapkan. Semua dilakukan demi meningkatkan kenyamanan wisatawan yang datang ke Jawa Timur yang ditargetkan mencapai 1 juta orang,” kata M. Asrori, Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I, seperti dilansir Republika.
Asrori juga menjelaskan bahwa pihak AP I kini sedang mengurus izin airport city. Apabila Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rampung, maka tahapan beralih ke pembebasan lahan. “Luas lahan baru untuk Bandara Juanda diperkirakan mencapai 1.700 hektare dan akan berlokasi di sebelah utara Bandara Juanda. Perusahaan sendiri menargetkan bisa melakukan pembebasan lahan untuk kebutuhan perluasan ini pada 2018. Nantinya, jarak dua landasan harus lebih dari 1.000 meter agar dapat digunakan pesawat untuk mendarat,” beber Asrori.
Sebagai solusi jangka pendek, AP I menambah traffic movement di Bandara Juanda dari yang sebelumnya 25 per jam menjadi 27 per jam. Langkah tersebut ditempuh untuk menambah 1 juta seat capacity dan mengurangi kelebihan kapasitas.
Asrori mengatakan bahwa pada libur panjang Hari Raya Idul Adha kali ini diperkirakan terjadi kenaikan jumlah penumpang antara 12-15%, demikian pula dengan pesawat yang diprediksi meningkat 5%. Berdasarkan data rata-rata pergerakan harian tahun 2017, jumlah pesawat sebanyak 395 unit dan penumpang sebanyak 48.293 orang.
“Peningkatan penumpang ini diperkirakan terjadi pada Kamis (31/8) dan juga pada Minggu (3/9). Kita sudah memprediksi ada pergerakan penumpang sebesar 60.800 orang atau meningkat 12-15 persen, masing-masing untuk domestik 55.250 penumpang, serta internasional sebanyak 5.750 penumpang,” ujar Asrori.

AP I mempersiapkan sekitar 416 pergerakan pesawat yang terdiri dari 380 pesawat untuk rute domestik dan 36 pesawat untuk rute internasional. “Yang padat penumpang adalah penerbangan-penerbangan dengan tujuan Jakarta, Makassar, Balikpapan, Denpasar, Banjarmasin, dan Lombok. Sedangkan untuk jalur internasional yang mengalami kepadatan adalah Singapura, Kuala Lumpur, dan Hong Kong,” tandasnya.