Jumat, 25 Agustus 2017

Rute Penerbangan Perintis Bawean-Surabaya Lampaui Sumenep & Karimun Jawa

Gresik – Penerbangan perintis dari Bandara Harun Thohir di Bawean, Gresik menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya hingga kini cukup tinggi peminatnya. Bahkan masyarakat yang ingin menggunakan jasa penerbangan untuk rute Bawean-Surabaya dikabarkan terus mengalami peningkatan. Sayangnya banyak calon penumpang yang mengaku kesulitan mendapat tiket pesawat lantaran jumlah kapasitas penumpang yang dilayani dalam penerbangan perintis memang terbatas.

Saat ini rute penerbangan dari Bawean menuju Gresik menjadi jalur penerbangan dengan jumlah penumpang terbanyak untuk kategori penerbangan perintis di Pulau Jawa. Berdasarkan data selama 6 bulan belakangan, sejak Februari sampai Juli 2017, grafik jumlah penumpang dari Bandara Harun Thohir ke Bandara Juanda dan sebaliknya menunjukkan kenaikan.
Jumlah penumpang untuk rute Bawean-Surabaya bahkan mampu melampaui penerbangan perintis lainnya di Pulau Jawa seperti Bandara Trunjoyo Sumenep dan Karimun Jawa. Pada Juli 2017 lalu, penumpang pesawat perintis rute Bawean-Surabaya mencapai 179 orang, sedangkan pada periode yang sama jumlah penumpang rute Karimun Jawa-Surabaya 115 orang, dan Sumenep-Surabaya hanya 38 orang.
Walaupun kini jadwal penerbangan Bawean-Surabaya sudah ditambah menjadi 3 kali seminggu, antusiasme warga Bawean terhadap moda transportasi udara tetap tinggi. “Apalagi kapasitas pesawat hanya mampu menampung 15 penumpang. Memang seringkali tiket pesawat Bawean-Surabaya full, kapasitas hanya 15 penumpang,” kata Jufri, Kepala Satuan Pelayanan Bandara Harun Thohir, seperti dilansir Berita Gresik.
Di sisi lain, Ketua Asosiasi Kepala Desa Tambak Salim Agung menuturkan bahwa pemerintah seharusnya mulai memikirkan rencana perpanjangan landasan pacu (runway) supaya pesawat besar bisa beroperasi di Bandara Harun Thohir. “Pemerintah perlu segera mengambil langkah serius untuk menambah perpanjangan runway,” ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berencana untuk mengadakan berbagai event berskala nasional untuk menarik minat calon penumpang pesawat rute Sumenep-Surabaya. “Kami merencanakan untuk menggelar event-event nasional. Tujuannya untuk memancing animo masyarakat luar datang ke Sumenep dengan menggunakan transportasi udara. Event-event itu sedang kami persiapkan,” ucap Sustono, Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Selasa (22/8).

Nantinya setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan menyusun kegiatan berskala nasional, bersamaan dengan pembukaan penerbangan komersial oleh PT Wings Abadi (Wings Air). “Untuk jangka menengah dan panjang, kami juga persiapkan. Untuk sementara ini, kami lakukan jangka pendek dulu. Sebab, rencananya penerbangan komersial akan dibuka pada pertengahan bulan depan,” pungkasnya.