Selasa, 08 Agustus 2017

Pasar Tumbuh Sehat, NAM Air Jajaki Penerbangan Surabaya-Banyuwangi

SURABAYA - Potensi pariwisata Banyuwangi yang terus meroket menarik beberapa maskapai untuk membuka penerbangan ke kota yang berada di ujung timur Pulau Jawa tersebut. Kali ini, NAM Air, yang merupakan anak perusahaan Sriwijaya Air, berencana membuka rute penerbangan Surabaya-Banyuwangi, yang menghubungkan Bandara Internasional Juanda dengan Bandara Blimbingsari.

Sebelumnya, NAM Air telah membuka penerbangan Jakarta-Banyuwangi sejak tanggal 16 Juni 2017 lalu. Setiap hari, NAM Air berangkat dari Jakarta pada pukul 07.00 WIB dan tiba di Banyuwangi pada pukul 08.30 WIB. Kemudian, terbang kembali ke Jakarta dari Banyuwangi pada pukul 09.00 WIB, dan sampai di ibukota sekitar pukul 10.30 WIB.
Maskapai ini kemudian berencana menambah frekuensi penerbangan langsung dari Jakarta menuju Banyuwangi, yang bakal direalisasikan per tanggal 15 Agustus 2017 mendatang. Penambahan frekuensi penerbangan ini dilakukan karena perusahaan melihat pangsa pasar penerbangan di Bumi Blambangan sangat bagus, khususnya minat wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi.
“Selama tanggal 1 Juli sampai 31 Juli 2017 saja, rata-rata tingkat keterisian (seat load factor atau SLF) pesawat NAM Air rute Jakarta-Banyuwangi mencapai 93 persen, dan kebanyakan tujuan wisata ke Banyuwangi,” kata Distrik Manajer NAM Air Banyuwangi, I Gde Chrisna.”Kami juga berencana membuka penerbangan Surabaya-Banyuwangi, selain ke Bali, untuk memfasilitasi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat tersebut.”
Sebelum NAM Air, maskapai Garuda Indonesia telah mengoperasikan penerbangan langsung Surabaya-Banyuwangi, dengan frekuensi penerbangan sebanyak dua kali per harinya. Dari Bandara Internasional Juanda, pesawat Garuda Indonesia terbang ke Banyuwangi pada pagi hari, sedangkan rute sebaliknya bertolak pada siang hari.
“Load factor pesawat Garuda Indonesia untuk rute Surabaya-Banyuwangi tiap hari berada di angka 80 persen sampai dengan 85 persen,” jelas Manager HR and General Affairs for Domestic Region 3 (Jawa, Bali, Nusa Tenggara) Garuda Indonesia, Hartono Hadiwiyoto. “Hal tersebut menunjukkan bahwa Banyuwangi menjadi pasar yang sehat.”

Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan bahwa sektor pariwisata memang sangat membantu pembangunan di wilayahnya. Hal tersebut terbukti dengan sektor transportasi penerbangan yang meningkat tajam. “Bandara Blimbingsari menjadi pembuka ‘kran’ wisatawan datang ke Banyuwangi,” katanya.