Senin, 17 Juli 2017

‘Dipepet’ Kru Taksi, Penumpang Bandara Juanda Risih

SURABAYA - Para penumpang di Bandara Internasional Juanda masih banyak yang merasakan ketidaknyamanan ketika berada di bandara tersebut, terutama mereka yang baru saja landing. Hal ini tidak lepas dari ‘gangguan’ para sopir taksi yang ‘memepet’ mereka sambil menawarkan harga untuk angkutan pribadi.

Sejumlah sopir taksi, umumnya pria, kerap berdiri di Terminal 1 Bandara Juanda. Mereka kerapkali mempercepat langkah dan mendekati penumpang yang baru saja landing. Selain itu, ada pula yang stand by di pinggir anjungan, duduk di lobi lorong bandara nyaris seperti penumpang kebanyakan, bahkan ada pula yang berdandan parlente dan rapi.
Para sopir taksi ini memang kerapkali tidak menggunakan seragam sebuah perusahaan layanan angkutan taksi. Para pria itu hanya berdandan rapi, namun ketika suasana bandara lengang, mereka juga duduk-duduk rileks di tempat duduk lobi bandara. Terkadang, mereka juga merokok di area tersebut meski sudah ada tanda larangan merokok.
Para penumpang sendiri memiliki reaksi yang beragam atas keberadaan para sopir taksi di Bandara Juanda. Jika saat mendekati penumpang dengan sangat sopan dan menawarkan harga miring serta jaminan keamanan, mereka akan senang, misalnya tujuan ke luar Surabaya dengan tarif Rp150.000. Sebaliknya, jika penumpang terus ‘dipepet’, mereka cenderung risih dan tidak nyaman.
Salah seorang penumpang bernama Firnanda mengaku dirinya lebih memilih menggunakan taksi online. Sayangnya, di Bandara Juanda, taksi online tidak boleh menaikkan penumpang. Sementara, penumpang lainnya bernama Mustain merasa lebih terbantu jika ada angkutan bus yang nyaman khusus bandara yang menghubungkan Bandara Juanda dengan Terminal Purbaya.

Di lain sisi, menanggapi keberadaan kru taksi tanpa seragam perusahaan, Aviation Security (AVSEC) PT Angkasa Pura I Juanda bakal melalukan penertiban. Menurut mereka, penyedia layanan kendaraan penumpang harus menjaga kenyamanan bandara. “Kami akan koordinasi dan perlahan kami tertibkan, karena semua harus mendapatkan edukasi,” tandas Manajer AVSEC PT Angkasa Pura I Juanda, Sukirman.