Kamis, 22 Juni 2017

Puncak Arus Mudik di Bandara Juanda Berlangsung pada H-2 Lebaran

Surabaya – Meski sudah sejak jauh-jauh hari kepadatan sudah mulai dirasakan di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo, namun puncak arus mudik diprediksi oleh PT Angkasa Pura (AP) I berlangsung pada H-2 Lebaran atau Jumat (23/6) besok.

“Kami perkirakan puncak arus mudik tanggal 23 Juni karena merupakan hari pertama cuti bersama,” kata Communication and Legal Section Head PT AP I Febrian Prayoga, seperti dilansir Jawa Pos. Jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu, puncak arus mudik berlangsung pada 2 Juli atau H-4 Lebaran karena bertepatan dengan akhir pekan.
Lebih lanjut Febri mengatakan jika jumlah penumpang pada musim angkutan Lebaran 2017 bisa saja mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Terutama karena jumlah penerbangan tambahan di Bandara Juanda juga semakin dioptimalkan. Walaupun ada sejumlah penerbangan yang delay, menurut Febri tak sampai menghabiskan waktu berjam-jam. Kalaupun ada, biasanya delay tersebut disebabkan karena faktor cuaca di kota tujuan.
Sebagai contoh yang berlangsung pada Senin pagi lalu. Sekitar 8 penerbangan ke arah Denpasar mengalami delay lantaran cuaca di Denpasar sedang tak bersahabat. “Bandara (Ngurah Rai) ditutup sekitar satu jam, pukul 07.45-08.50. Tidak ada yang delay dari Juanda,” katanya.
Sedangkan pada (20/6) lalu suasana Terminal 1 Bandara Juanda terpantau ramai dengan ratusan orang yang menanti sanak-saudaranya tiba di terminal kedatangan. Begitu pula dengan terminal keberangkatan yang mengalami kenaikan jumlah penumpang. Alhasil para penumpang yang tak memperoleh tempat duduk pun terpaksa menunggu di atas troli atau di lantai.
Pihak AP I sendiri sudah mempersiapkan kursi tunggu tambahan di sepanjang terminal keberangkatan dan kedatangan. Terdapat sekitar 8 rangkaian kursi panjang dengan 4 tempat duduk di tiap pintu kedatangan dan keberangkatan. Selain itu ada pula kursi tunggu tambahan di boarding room Terminal 2. “Memang ada penambahan fasilitas 500 kursi tunggu, lengkap dengan charger di masing-masing kursi,” papar Febri.
Sayangnya kursi tambahan tersebut baru tersedia di Terminal 2. “Untuk Terminal 1 masih dalam rencana (penambahan kursi). Terminal 1 saat ini dilengkapi 2.952 kursi tunggu, sedangkan Terminal 2 sebelumnya memiliki 1.093 kursi,” sambungnya.

Secara keseluruhan, PT AP I memprediksi jumlah penumpang selama arus mudik dan balik di 13 bandara yang berada di bawah pengelolaannya akan menginjak angka 7,15 juta orang atau naik 14,12% dibanding periode yang sama tahun lalu.