Sabtu, 03 Juni 2017

Baru Seminggu Puasa, Pengajuan Extra Flight di Bandara Juanda Capai 198 Penerbangan

Surabaya – Walaupun Lebaran masih beberapa minggu lagi, tetapi pemesanan tiket pesawat secara online di Bandara Juanda Sidoarjo mulai meningkat. Pada hari ke-7 Ramadan, tiket rata-rata dipesan secara online untuk jadwal penerbangan mulai 10-19 Juni 2017 atau sekitar pertengahan bulan Ramadan.

Mayoritas pemesanan tiket pesawat untuk rute-rute penerbangan favorit seperti Jakarta, Denpasar, Makassar, dan Balikpapan. Rute-rute tersebut saat ini telah mencapai 45% keterisiannya dari jumlah kursi yang tersedia. Selain karena harga tiketnya yang masih normal, meningkatkan pemesanan tiket ini ditengarai lantaran banyak calon penumpang yang takut kehabisan tiket menjelang Lebaran.
Sejumlah maskapai pun mulai banyak yang mengajukan permohonan penerbangan tambahan (extra flight) selama masa mudik hingga arus balik Lebaran. Sampai pekan pertama bulan puasa Ramadan, PT Angkasa Pura (AP) I Juanda telah menerima hampir 200 pengajuan extra flight di luar jadwal penerbangan reguler.
“Ada 198 pengajuan extra flight dari sejumlah maskapai yang rencananya akan dioperasikan pada pertengahan bulan Ramadan sekitar tanggal 10 Juni mendatang,” ujar Yuwono, General Manager PT Angkasa Pura I, Jumat (2/6).
Untuk menerbitkan izin penerbangan tambahan tersebut, pihak AP I berkoordinasi dengan Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya selaku wakil dari Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau Airnav Surabaya. Perizinan terbang tersebut juga mengacu pada slot jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara Juanda.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa mudik Lebaran, Bandara Juanda akan beroperasi selama 24 jam mulai H-10 hingga H-15 Lebaran. Selama beroperasi nonstop, berbagai program pelayanan di Bandara Juanda juga akan disesuaikan, misalnya saja seperti pemeliharaan landasan pacu dan pembangunan kanopi di Terminal Selatan (T2).

“Kegiatan-kegiatan tersebut (overlay runway dan pendirian kanopi) kami hentikan selama masa angkutan Lebaran. Selama masa angkutan Lebaran nanti kami juga akan melakukan pemantauan tarif batas bawah dan tarif batas atas di posko Lebaran,” tandasnya.