Rabu, 14 Juni 2017

AirNav Imbau Warga Tak Main Kembang Api & Layang-Layang Dekat Bandara Juanda

Surabaya – Menjelang arus mudik Lebaran 2017, AirNav Indonesia selaku BUMN yang mengatur penerbangan di Tanah Air mulai mengimbau warga di sekitar bandara untuk tak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu penerbangan.

Di hadapan ratusan anak yatim dan masyarakat yang tinggal di dekat area Bandara Internasional Juanda, General Manager AirNav Indonesia Cabang Madya Surabaya, Nur Hasan, menyampaikan langsung peringatan tersebut.
Dalam acara Safari Ramadan AirNav Peduli Anak Yatim dan Dhuafa yang diselenggarakan di salah satu hotel di Bandara Juanda Sidoarjo, Nur Hasan mengimbau anak-anak dan warga sekitar Bandara Juanda untuk tak bermain layang-layang atau kembang api di dekat wilayah Bandara Juanda.
Adanya kembang api dan layang-layang rupanya bisa sangat mengganggu aktivitas penerbangan. Terutama saat menjelang Hari Raya Idul Fitri seperti saat ini jumlah penerbangan di Bandara Juanda akan meningkat dibandingkan hari-hari biasa.
“Dengan makin padatnya penerbangan jelang lebaran ini, AirNav Indonesia berharap masyarakat bisa paham dan mengerti dengan tidak melakukan kegiatan yang tidak mengganggu penerbangan,” jelas Nur Hasan, seperti dilansir Okezone.
Sebelumnya, Direktur Operasi AirNav Indonesia, Wisnu Darjono memprediksi jika pergerakan pesawat dalam arus mudik tahun ini akan naik sekitar 6-7 persen movement. Di Bandara Juanda setidaknya terdapat 35 take-off landing dalam 1 jam.

Untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2017, AirNav nantinya akan menyiapkan pusat komando pelaksanaan posko angkutan Lebaran 2017 yang terletak di Kantor Pusat AirNav Indonesia dan posko bersama di Kementerian Perhubungan yang akan beroperasi selama 24 jam penuh. “Personel kami untuk petugas operasional petugas kami tidak ada yang cuti semuanya harus dinas, ini untuk mempermudah arus komunikasi agar lebih lancar,” tandas Wisnu.