Jumat, 26 Mei 2017

Sriwijaya Air & Garuda Ajukan Extra Flight Dari & Ke Bandara Juanda

Makassar – Menjelang musim mudik Ramadan dan Lebaran 2017, sejumlah maskapai penerbangan mengajukan extra flight, misalnya saja seperti Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air. Maskapai Sriwijaya Air mengajukan penerbangan tambahan dengan kode penerbangan SJ521 dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar ke Bandara Juanda Surabaya. Penerbangan yang akan dilayani lewat pesawat Boeing 738 tersebut akan beroperasi mulai 17 Juni – 9 Juli 2017.

“Extra Flight jelang lebaran kita memang sudah dirilis beberapa waktu  lalu. Kalau di Makassar memang ada satu extra flight ke Surabaya. Penerbangannya setiap hari,” ujar Sri Budianto, Distrik Manager Sriwijaya Air Makassar, Kamis (25/5).
Sedangkan Garuda Indonesia membuka extra flight dari dan ke Bandara Haluoleo Airport, Kendari mulai 22 dan 23 Juni serta 1 dan 2 Juli 2017. Ada juga penerbangan dari dan ke Bandara Sepinggan International Airport pada 19 dan 23 Juni serta 1 dan 3 Juli 2017.
Secara keseluruhan, maskapai Garuda Indonesia akan mempersiapkan sekitar 61.324 kursi penerbangan ekstra untuk rute domestik dan internasional demi mengantisipasi lonjakan penumpang sejak H-10 hingga H+14 Lebaran atau mulai 16 Juni – 9 Juli 2017 mendatang.
“Melalui penambahan kapasitas penerbangan tersebut, Garuda Indonesia pada periode peak season Lebaran 2017 ini, secara total akan mengoperasikan sebanyak 348 frekuensi penerbangan tambahan yang terdiri 188 penerbangan ekstra dan 160 penerbangan dengan menggunakan pesawat berbadan besar,” jelas Benny S Butarbutar, VP Corporate Communications Garuda Indonesia.
“Penambahan kapasitas penerbangan periode peak season Lebaran tahun ini meningkat sebesar 87,24 persen dari total kapasitas penerbangan ekstra pada periode yang sama, tahun lalu,” imbuhnya.

Sejumlah rute domestik yang kapasitasnya meningkat tahun ini adalah Jakarta–Yogyakarta PP, Jakarta–Padang PP, Jakarta–Solo PP, Jakarta–Semarang PP, Jakarta–Surabaya PP, Jakarta–Denpasar PP, Surabaya–Balikpapan PP, Bandung–Denpasar PP, dan Makassar–Balikpapan PP.