Kamis, 04 Mei 2017

Rute Surabaya Diprediksi Padat, Garuda Siapkan 45 Ribu Kursi Tambahan untuk Mudik

Jakarta – Maskapai nasional Garuda Indonesia bersiap menghadapi masa angkutan Lebaran 2017 dengan penambahan kapasitas penerbangan sekitar 10%. Garuda Indonesia akan menyediakan sekitar 45 ribu kursi (seat) untuk mudik Lebaran 2017 baik dari H-7 hingga H+7 Lebaran. 

“Kita sediain 45.600 extra seat, terbagi dalam pesawat domestik dan internasional,” kata VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten beberapa waktu lalu.
Penerbangan tambahan tersebut terdiri dari 33 ribu kursi untuk domestik dan 12 ribu kursi untuk internasional. “Seat-nya kita siapkan 45 ribu seat. 35 ribu seat untuk narrow body armada Boeing 737 dan 12 ribu wide body untuk A330. Itu Kami perlukan ketika lonjakan penumpang kalau A330 langsung tersapu bersih,” imbuh Benny.
“Kita akan mengerahkan pesawat-pesawat yang lebih besar dengan daya tampung yang lebih besar juga,” katanya. Jadi jika rute penerbangan normal biasanya dilayani dengan pesawat jenis narrow body berkapasitas 180 kursi, maka nantinya akan dilayani oleh pesawat wide body dengan kapasitas mencapai 300 kursi.
Di samping itu Garuda Indonesia juga menyiapkan pesawat cadangan untuk Hari Raya Idul Fitri. “Kami siapkan juga 3 pesawat standby, jadi kalau ada yang bermasalah, itu nggak boleh harus ditutup cepat. 2 pesawat narrow body dan 1 wide body,” paparnya.
Benny juga memprediksi beberapa wilayah di Jawa kemungkinan akan mengalami lonjakan penumpang ketika Lebaran. Sebab daerah-daerah tersebut adalah tujuan untuk mudik Lebaran. “Peningkatan itu terjadi pada rute Joglosemar, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Semarang. Medan, Makassar dan juga Denpasar, karena liburan dan juga Lombok,” jelas Benny.
Sedangkan untuk rute penerbangan internasional, Singapura diperkirakan akan menjadi rute yang paling padat. Terkait harga tiket, Benny tak bisa memastikan. Pasalnya Garuda akan mengikuti fluktuasi pasar dan patuh pada batas atas dan bawah harga tiket pesawat. “Itu jelas harga-harga tersebut tidak akan melewati ambang-ambang itu. Karena dapat dipahami bahwa maskapai itu mencari margin pada masa lebaran,” ucap Benny.
Secara terpisah, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengatakan bahwa setidaknya terdapat 523 pesawat yang disiapkan untuk mudik Lebaran periode 15 Juni – 10 Juli 2017. “523 pesawat itu akan melayani 35 bandar udara‎ (bandara) yang kami siapkan untuk mudik Lebaran tahun ini,” kata Agus. Dari 35 bandara terdapat 7 bandara berstatus internasional termasuk Bandara Internasional Juanda Surabaya.