Minggu, 28 Mei 2017

Pergerakan Pesawat di Bandara Juanda Diprediksi Meningkat Jelang Mudik Lebaran

Surabaya – Memasuki momen Ramadan tahun 2017 ini rupanya sudah terlihat peningkatan pemesanan tiket pesawat di sejumlah lokasi, salah satunya seperti Banjarmasin. Bahkan kenaikan jumlah pemesanan tiket sudah terlihat sejak sebelum Ramadan. Tahun ini penumpang yang hendak mudik diperkirakan akan melonjak.

“Setiap hari full booking terus, peningkatan penjualan tiket sampai seratus persen. Tapi penumpang kebanyakan masih membeli tiket di hari keberangkatan, jadi seat di keberangkatan di hari berikutnya masih aman,” ujar Lenita Devi Susila, DM Citilink Banjarmasin.
Lenita mengungkapkan bahwa lonjakan penumpang paling signifikan terjadi untuk penerbangan tujuan ke Bandara Juanda Surabaya dan Jakarta. Oleh sebab itu pihak maskapai Citilink berencana untuk menyediakan penerbangan tambahan (extra flight) demi mengakomodir kenaikan penumpang saat arus mudik dan balik Lebaran. “Kami masih menunggu dari kantor pusat untuk rencana ekstra flight,” tuturnya.
Tak hanya Citilink, maskapai Lion Air juga mengalami peningkatan penjualan tiket sekitar 87 persen. “Peningkatan terjadi sejak sepekan yang lalu,” kata Agung P, AM Lion Air Banjarmasin. Pihaknya juga berencana mengajukan 9 extra flight yang akan beroperasi mulai 15 Juni – 15 Juli 2017. Sembilan penerbangan tambahan tersebut masing-masing 2 penerbangan rute Banjarmasin-Semarang, 4 flight ke Surabaya, 2 penerbangan ke Jakarta, dan 1 penerbangan ke Yogyakarta.
Ditemui secara terpisah, Direktur Operasi AirNav Indonesia, Wisnu Darjono memperkirakan jika tahun ini akan terjadi peningkatan pergerakan pesawat ketika arus mudik. “Perkiraan kami naik antara 6-7 persen movement (pergerakan) pesawatnya,” kata Wisnu.
Beberapa bandara di Indonesia yang diprediksi akan padat saat menjelang Lebaran antara lain Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Internasional Juanda Surabaya, dan Bandara Ngurah Rai Bali. “Bali itu 26-27 jadi 29 movement per jam, Surabaya juga 35 take-off landing dalam satu jam,” ungkap Wisnu.
Pihak AirNav kelak akan menyiapkan pusat komando pelaksanaan posko angkutan Lebaran 2017 yang berlokasi di Kantor Pusat AirNav Indonesia dan posko bersama di Kementerian Perhubungan yang beroperasi selama 24 jam. “Personel kami untuk petugas operasional petugas kami tidak ada yang cuti semuanya harus dinas, ini untuk mempermudah arus komunikasi agar lebih lancar,” tandasnya.