Rabu, 03 Mei 2017

Kerap Terjadi Pembatalan, Slot Penerbangan di Bandara Juanda Terbuang Sia-Sia

Surabaya – Otoritas Bandara (Otban) Wilayah III mengevaluasi penataan slot penerbangan di Bandara Internasional Juanda. Menurut Otban, banyak maskapai yang membatalkan penerbangan pada slot yang sudah diberikan. Padahal untuk mendapatkan slot penerbangan itu sendiri tergolong tidak mudah dan banyak maskapai lain yang rela menunggu untuk memperoleh slot penerbangan.

Berdasarkan evaluasi Otoritas Bandara Juanda, hampir setiap hari selalu ada pesawat yang batal terbang. Alhasil jatah slot yang sebelumnya diberikan untuk maskapai itu pun menjadi sia-sia. Jumlah slot yang terbuang tersebut tiap harinya bisa mencapai 16 hingga 20 slot.
Pihak Otban Juanda selama ini kerap memperingatkan maskapai yang bersangkutan. Namun alasan pembatalan penerbangan selalu sama, yakni tidak memenuhinya jumlah target penumpang yang hendak diangkut oleh pesawat. Oleh sebab itu maskapai membatalkan penerbangan dan penumpang digabung dalam slot penerbangan lain dengan tujuan sama.
“Alasan maskapai cukup masuk akal. Mereka mempertimbangkan aspek untung rugi sebelum memutuskan pesawat terbang atau tidak. Misalnya, jumlah penumpang yang tidak memenuhi target sering membuat penerbangan pesawat dibatalkan. Itu sering terjadi, tapi kami tidak bisa membiarkan begitu saja,” kata Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah III Kelas I, Dadun Kohar.
Dalam proses pengajuan slot, tiap maskapai akan mengajukan slot pada Otban setiap bandara. Kemudian Otban berkoordinasi dengan pengelola bandara untuk memastikan adanya slot kosong untuk penerbangan.
Hingga kini rata-rata slot penerbangan di bandara sekitar 35 penerbangan tiap jam. Untuk memperoleh satu slot saja, pengelola bandara dan Otban harus menata ulang slot yang telah ada dan memerlukan beragam pertimbangan. Oleh sebab itu pihak Otban turut menyayangkan aksi maskapai yang membatalkan penerbangan.
Dadun sendiri berencana untuk melaporkan masalah ini pada Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub. “Permasalahan tersebut harus segera disikapi. Sebab, bulan ini diprediksi banyak maskapai yang mengajukan slot untuk melayani mudik Lebaran. Kalau tidak segera disikapi, akan terjadi penumpukan pengajuan slot,” tandasnya.
Sementara itu berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) selama kuartal I/2017 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur dari Bandara Internasional Juanda mencapai 46.189 kunjungan, naik 3,74% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Secara bulanan, jumlah wisatawan asing yang berkunjung adalah 17.019 orang atau mengalami kenaikan 41,67% dari sebelumnya yang mencapai 12.013 kunjungan.