Sabtu, 29 April 2017

Tahun 2018 PT Angkasa Pura I Berencana Jadi Bandara Umrah

Makassar – PT Angkasa Pura (AP) I tengah berupaya untuk melabeli diri sebagai bandara umrah di Indonesia. Menurut Kabag Humas dan Hukum PT Angkasa Pura I, Turah Ajiari, rencana branding sebagai bandara umrah ini akan diwujudkan tahun 2018 mendatang.

“2018 kita rencana akan membranding Angkasa Pura I sebagai Bandara Umrah,” ujar Turah. Untuk mewujudkan rencana tersebut, pihak PT AP I kini mengaku tengah mempersiapkan sejumlah fasilitas bandara untuk para penumpang yang hendak menunaikan ibadah umrah. “Renovasi terminal penumpang, musala yang representatif, hingga tempat duduk khusus ibu hamil, lansia, dan pengguna kursi roda akan disiapkan,” jelasnya.
Seperti diketahui, sebelumnya Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan Bandara Internasional Juanda Surabaya melayani penerbangan unlimited untuk ibadah umrah sejak akhir tahun 2016 lalu. Bahkan kini PT Angkasa Pura (AP) I juga tengah mempersiapkan Bandara Internasional Lombok untuk melayani rute penerbangan dari Lombok ke Jeddah.
Pembukaan rute tersebut dilakukan untuk mengakomodir para jemaah yang hendak menunaikan umrah ke Arab Saudi. “Kami sekarang mengumpulkan data-data untuk membantu teman-teman maskapai penerbangan,” ujar General Manager PT AP I Bandara Internasional Lombok, I Gusti Ngurah Ardita.
Jika jadi terealisasikan, maka kemungkinan nantinya maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air yang akan melayani rute penerbangan dari Lombok ke Tanah Suci. Lebih lanjut Ardita mengatakan jika Garuda Indonesia berencana membuka rute Lombok-Surabaya-Jeddah, sedangkan Lion Air akan membuka rute Lombok-Solo-Jeddah. “Mengoptimalkan potensi umrah dari Lombok,” katanya.
Lalu lintas jamaah haji di Lombok sendiri memang cukup besar, yakni berkisar 11 kloter. Data tersebut terhitung dari tahun 2012-2016. “Rata-rata ya 11 kloter di tahun-tahun itu,” tandasnya.