Minggu, 23 April 2017

Libur Panjang, Tiket Pesawat ke Bali & Yogya di Bandara Juanda Habis Terjual

Sidoarjo – Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur kembali terpantau padat memasuki masa liburan panjang yang bertepatan dengan Isra Mi’raj yang jatuh pada hari Senin (24/4) besok. Para penumpang tampak memadati bandara serta tiket pesawat destinasi Denpasar dan Yogyakarta sudah habis terjual.
“Saya mau long weekend sekalian bersama keluarga,” kata salah satu calon penumpang bernama Anung di Bandara Juanda.
Berdasarkan data PT Angkasa Pura (AP) I selaku pengelola Bandara Juanda, mulai hari Sabtu (22/4) kemarin pukul 04.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB terdapat 12.000 orang yang berangkat melalui Terminal 1 dan 2 Bandara Juanda. Jumlah penumpang tersebut mengalami peningkatan sebesar 30% dari jumlah penumpang di hari libur akhir pekan biasanya.
Calon penumpang tampak mengantre sejak dari pintu masuk keberangkatan hingga loket check in bandara. Karena adanya lonjakan jumlah penumpang, ruang tunggu bandara di luar pintu keberangkatan dan ruang tunggu check in maupun tempat boarding pesawat tak sanggup menampung para penumpang.
Sekitar 9 penerbang ke Denpasar-Bali dan 5 penerbangan ke Yogyakarta yang dilayani oleh 4 maskapai penerbangan kemarin sudah mencapai load factor (keterisian) mencapai 100%. Tiket pesawat tujuan Denpasar dan Yogyakarta sampai Minggu, 23 April 2017 telah ludes terjual. “Sampai Minggu penuh, harga tiket naik,” ujar salah seorang petugas tiket, Mulyadi.
Sebagai langkah antisipasi terjadinya keterlambatan atau delay penerbangan selama libur panjang, PT AP I akan membuka penuh slot penerbangan komersial di Bandara Juanda. Terdapat sekitar 31 slot penerbangan per jam di Bandara Juanda. Sedangkan slot penerbangan militer selama akhir pekan ini akan ditiadakan.
Sementara itu, para penumpang yang hendak ke Bandara Juanda melalui akses utama di By Pass Bandara Juanda pun wajib berhati-hati, sebab belakangan ini sering muncul sejumlah kambing liar di pinggir jalan. Kambing-kambing tersebut dilepas begitu saja tanpa tali pengikat.
“Ada kok penggembalanya. Tapi kalau lepas begini bisa bahaya memang. Banyak mobil melaju kencang,” kata penjual makanan di pinggir by pass Juanda, Jumat (21/4).
Di akses utama ke Terminal 1 Bandara Juanda dari Aloha dan Rungkut (non tol) terpantau kendaraan kerap melaju dengan kencang. Sedangkan di pinggir jalan terdapat sekitar 5 kambing yang berkeliaran. “Sudah sering kambing itu berkeliaran di jalan akses ke bandara. Mungkin tidak dilarang,” kata pedagang lainnya.