Sabtu, 22 April 2017

Kisruh Pesawat Citilink dari Jakarta ke Bandara Juanda Mendadak Batal, Ternyata Ini Sebabnya

Jakarta – Pesawat Citilink bernomor penerbangan QG 807 dari Jakarta menuju Surabaya mendadak dibatalkan pada Jumat (21/4) kemarin. Pesawat itu tadinya dijadwalkan terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma pukul 20.30 WIB.

Menurut salah seorang penumpang bernama Heru Tjatur, pesawat yang berada dalam pengelolaan maskapai Garuda Indonesia ini baru mengumumkan pembatalan keberangkatan yang sempat delay 3 jam ini menjelang pukul 00.00 WIB.
“Ada penumpang lain yang memastikan apakah QG 807 dicancel apa enggak, karena dia punya info kalau Juanda ditutup jam 24.00. Menjelang 24.00, mereka umumkan flight 807 dicancel karena bandara tujuan ditutup karena ada perbaikan,” jelas Heru.
Heru menjelaskan bahwa jadwal penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma memang kacau sejak pagi hari. Sekitar 4 penerbangan ke Surabaya mengalami penundaan dari pukul 19.00 WIB, yakni QG 183, QG 185, QG 809, dan QG 807. “Jadwal kacau dari penerbangan pagi. Sampai jam 19.00, semua penerbangan delay. Jam 22.15 WIB mereka masih usahakan flight ke Surabaya dan kita dikasih nasi bungkus, suasana masih tenang,” imbuhnya.
Namun kondisi sempat tegang ketika Citilink mengumumkan penerbangan tersebut dibatalkan. “Flight pengganti dijanjikan besok (Sabtu) tanpa kepastian jamnya. Suasana jadi panas, terutama karena ada penumpang yang punya connecting flight jam 06.00 WIB dari Surabaya,” tutur Heru.
Kemudian Citilink pun sepakat mengganti jadwal penerbangan pukul 04.00 WIB lewat Bandara Soekarno-Hatta dengan pesawat bernomor QG815. “Setelah ribut sampai 01.30 WIB, akhirnya flight diganti pukul 04.00 WIB. Belum tahu ini extra flight atau first flight dari CGK. Masih dalam perjalanan ke bandara,” ucapnya.
Sebelumnya beredar kabar bahwa terganggunya jadwal penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma disebabkan karena adanya aktivitas penerbangan pesawat kepresidenan dari Halim Perdanakusuma ke Boyolali, Jawa Tengah. Namun kabar tersebut segera diklarifikasi. “Alasan bahwa penerbangan hari Jumat, 21 April pukul 05.00 WIB ditunda karena adanya penerbangan VVIP sangat tidak masuk akal,” kata Sekretaris Militer Presiden, Marsda TNI Trino Hendradi.
Pihak Citilink juga langsung memberikan klarifikasi. “Sehubungan dengan adanya kepadatan aktivitas di Bandara Halim Perdanakusuma, maka beberapa penerbangan dari dan menuju bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, mengalami beberapa penyesuaian jadwal. Kami memohon maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat adanya penyesuaian jadwal tersebut,” jelas Corporate Communication Manager Citilink Indonesia, Ageng Wibowo.
Citilink menawarkan solusi re-schedule (penjadwalan ulang) dan refund tiket penerbangan yang bisa dilakukan lewat Call Center Citilink Indonesia di 08041080808 atau customer service Citilink di Bandara. “Citilink akan semaksimal mungkin memberikan layanan informasi dan petunjuk kepada calon penumpang terkait adanya penyesuaian jadwal karena alasan kepadatan aktivitas ini,” pungkasnya.