Minggu, 30 April 2017

Bandara Juanda Dimeriahkan Atraksi Ronteg Singo Ulung Asal Bondowoso

Surabaya – Pada Sabtu (29/4) kemarin para penumpang di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo dihibur dengan atraksi Singo Ulung. Banyak calon penumpang yang berdesakan ingin menonton dan mengabadikan aksi Singo Ulung yang unik tersebut.
Dua Singo Ulung tampak menunjukkan kebolehannya di antara ribuan penumpang yang memadati area Bandara Juanda. Tetapi tenang saja, pasalnya singa tersebut bukanlah hewan singa sungguhan. Tampilannya sepintas mirip barongsai atau reog yang diperankan oleh orang yang terlatih.
Singo Ulung sendiri merupakan kesenian khas dari daerah Bondowoso. Diiringi musik tradisional, 2 Singo Ulung menari dan meloncat dengan lincah untuk membuat para penontonnya merasa takjub. “Keren. Keduanya lincah. Kami terhibur,” ujar salah satu penumpang bernama Linda.
Baik di Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Internasional Juanda secara serentak menyajikan pentas kesenian tradisional Singo Ulung. Menurut General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Juanda, Yuwono, sajian kesenian tradisional khas Jawa Timur ini memang menjadi agenda rutin dari PT AP I. “Sajian culture port menjadi semangat kami mengenalkan budaya dan kekhasan Jatim,” ungkap Yuwono.
PT Angkasa Pura I menjalin kerjasama dengan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bondowoso untuk menghadirkan atraksi Singo Ulung. Awalnya acara seni ini dibuka oleh penampilan alat musik tradisional dari Bondowoso, baru kemudian diisi pertunjukan Ronteg Singo Ulung. “Saya baru tahu kalau Bondowoso punya kesenian tarian Singa. Saya pikir dari Malang,” kata salah satu penumpang bernama Dian.
Sebelumnya di Bandara Juanda juga sempat menampilkan pertunjukan musik jazz etnik kontemporer dan tarian topeng khas Sumenep, Madura, Jatim di T1 dan T2 pada 26-27 April 2017 lalu. Pertunjukan tersebut juga disambut hangat oleh para calon penumpang yang berada di Bandara Juanda.