Senin, 03 April 2017

Avtur Tumpah di Bandara Juanda, Kemenhub Panggil Lion Air

SURABAYA - Bocornya avtur pesawat milik maskapai Lion Air di apron Bandara Internasional Juanda pada Minggu (2/4) kemarin berbuntut panjang. Pasalnya, Kementerian Perhubungan bakal memanggil pihak maskapai Lion Air pada Senin (3/4) ini terkait insiden tersebut serta beberapa masalah yang ditimbulkan sebelumnya oleh maskapai yang bersangkutan.
“Sehubungan dengan sejumlah kejadian yang berkaitan dengan operasional dan pelayanan terhadap penumpang yang terjadi hampir berdekatan, besok (hari ini) saya akan memanggil manajemen Lion Air,” ujar Menteri Perhubungan, Budi Kaya Sumadi, dalam keterangan tertulis Minggu (2/4) malam. “Kami berharap, dalam pertemuan dengan manajemen Lion Air, akan diperoleh evaluasi dan solusi terbaik demi kemajuan dan peningkatan layanan ke depan.”
Seperti diketahui, bahan bakar avtur meluber dari sayap pesawat Lion Air di apron Bandara Juanda, Minggu siang kemarin yang mengakibatkan penumpang dievakuasi. Insiden tersebut terjadi pada pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 178 dan rute penerbangan dari Surabaya menuju Lombok.
Saat itu, penumpang yang berjumlah 168 orang sudah memasuki pesawat dan hendak take-off. Namun, pada pukul 13.00 WIB, tiba-tiba bahan bakar pesawat meluber dan mengalir deras dari sayap kiri pesawat. “Ketika kejadian, petugas langsung mengevakuasi penumpang ke ruang boarding pesawat Terminal I Bandara Juanda,” kata Humas PT Angkasa Pura I Juanda, Anom Fitranggono.
“Selanjutnya, petugas langsung membersihkan avtur yang menggenangi apron dengan luas kurang lebih sekitar 7 x 10 meter tersebut. Upaya pembersihan dan pengeringan tumpahan bahan bakar ini memerlukan waktu sekitar dua jam,” sambung Anom. ”Selama pembersihan dan pengeringan tumpahan bakar tersebut, apron PS 11 atau tempat terjadinya insiden tersebut juga dikosongkan.”
Sebelum insiden ini, maskapai Lion Air juga tercatat mengalami beberapa masalah, seperti penerbangan pesawat nomor JT 151 dan JT 159 dari Bandara Changi, Singapura ke Jakarta yang bermasalah pada Rabu (29/3) lalu. Kemudian, Minggu kemarin, penerbangan Lion Air juga mengalami delay sehingga mengakibatkan penumpukan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.