Selasa, 14 Maret 2017

Frekuensi Penerbangan Umrah dari Bandara Juanda Bakal Ditambah

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana menambah frekuensi penerbangan dari Surabaya menuju Arab Saudi, melalui Bandara Internasional Juanda, guna memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan ibadah umrah. Jika saat ini Bandara Juanda melayani tujuh penerbangan tiap minggu menuju Jeddah, Mekah, atau Madinah, ke depannya akan ditambah menjadi delapan penerbangan per pekan.

“Bandara Juanda saat ini setiap minggu melayani tujuh penerbangan dari Surabaya menuju Jeddah, Mekah, atau Madinah,” papar Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf. “Dalam beberapa waktu mendatang, kami merencanakan menambah jadwal atau durasi penerbangan ke Tanah Suci menjadi delapan penerbangan dalam waktu seminggu.”
Dari jumlah tersebut, pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut menambahkan bahwa banyak maskapai penerbangan yang dapat menampung sebanyak 280 hingga 450 penumpang dalam sekali terbang. Secara keseluruhan, tidak kurang dari 2.500 peserta jamaah umrah yang berangkat dari Bandara Juanda di tiap minggunya. “Jika diakumulasi, dalam sebulan bisa mencapai 10 ribu jamaah yang akan melaksanakan ibadah umrah melalui Jawa Timur,” imbuh Gus Ipul.
Beberapa waktu lalu, pemerintah Indonesia dan pemerintah Arab Saudi juga telah menjalin nota kesepahaman yang menyebutkan bahwa penerbangan antara kedua negara tidak ada lagi pembatasan frekuensi. Dan, Bandara Juanda menjadi salah satu bandara yang melayani penerbangan tidak terbatas ke Arab Saudi, selain Bandara Bandara Kualanamu, Bandara Sultan Hasanuddin, Bandara Ngurah Rai, dan Bandara Soekarno-Hatta.
Gus Ipul sendiri menilai, ibadah umrah merupakan salah satu hal yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh Tanah Air. Banyak orang yang menginginkan untuk bisa berangkat dan beribadah di Tanah Suci Mekah. Tetapi, dikarenakan banyak faktor, banyak masyarakat yang akhirnya belum diberi kesempatan.
“Makanya, bagi mereka yang telah diberikan kesempatan berangkat umrah, patut bersyukur,” lanjut Gus Ipul. “Semoga, dengan banyaknya maskapai penerbangan menuju Tanah Suci melalui Surabaya, semakin banyak jamaah yang bisa berangkat untuk beribadah umrah.”