Kamis, 01 Desember 2016

Jelang Demo 212, Jumlah Penumpang dari Bandara Juanda ke Jakarta Melonjak

Sidoarjo – Menjelang aksi Bela Islam III pada tanggal 2 Desember 2016 besok, sejumlah 450 personel Polresta Sidoarjo akan disiagakan di sejumlah daerah untuk pengamanan.

“Meski hingga kini belum ada informasi atas pergerakan massa dari Sidoarjo ke Jakarta, pihaknya tetap melakukan langkah antisipatif menyusul adanya aksi 2 Desember,” ujar Kapolresta Sidoarjo AKBP Muh Anwar Nasir.
Menurut Anwar hingga kini pihaknya masih belum menerima informasi terkait pergerakan massa, sebab pihak Polresta telah mengupayakan berbagai hal untuk menjaga keamanan di masyarakat. Pada Selasa (28/11) pihaknya melakukan silaturahmi dengan tokoh dan deklarasi damai di Pendopo Sidoarjo. “Dari sana kita sudah mengetahui dan alhamdulillah masyarakat Sidoarjo sepakat untuk tidak ikut aksi damai besok,” ujarnya.
Walau demikian, kepolisian tetap berjaga-jaga dan memberikan pengamanan ketat di sejumlah lokasi di Sidoarjo seperti Terminal Bungurasih, Stasiun Sidoarjo, Stasiun Krian, hingga terminal Bandara Juanda. 
“Barangkali ada beberapa kelompok kecil yang tetap berangkat ke Jakarta. Makanya tetap kita lakukan antisipasi di beberapa titik vital. Namun, kami tetap menyarankan agar masyarakat bisa mengaspirasikan pendapatnya di Sidoarjo saja,” katanya.
Sementara itu pada Rabu (30/11) terpantau adanya peningkatan calon penumpang pesawat di Bandara Juanda, Surabaya menuju ke Jakarta. Pihak PT Angkasa Pura (AP) I sendiri menegaskan jika pihaknya tak akan menambah jam terbang pesawat dari Surabaya ke Jakarta pada 1 dan 2 Desember besok.
Demi memperlancar arus penumpang, khususnya tujuan Jakarta, AP I mengimbau semua maskapai untuk mengurangi angka penundaan (delay) jam terbang. Dari 60 penerbangan ke Jakarta, semua jadwal penerbangan reguler Surabaya-Jakarta masih sama seperti biasanya.