Jumat, 09 Desember 2016

Cuaca Buruk, 10 Penerbangan di Bandara Juanda Ditunda

Surabaya – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, Jawa Timur mengumumkan peringatan adanya cuaca buruk ke berbagai maskapai penerbangan sejak Senin (5/12) lalu. Menurut informasi dari BMKG, selama bulan Desember ini akan muncul awan kumulonimbus yang berpotensi membahayakan penerbangan.

Sejak beberapa hari lalu BMKG memprediksi akan adanya cuaca buruk yang ditandai hujan deras berintensitas tinggi. Oleh sebab itu, BMKG menyarankan sejumlah maskapai penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Surabaya untuk menunda jadwal penerbangan apabila melihat ada pertanda cuaca buruk. Hingga kini rata-rata terdapat 10 penerbangan di Bandara Juanda yang terpaksa ditunda karena cuaca buruk.
Meski demikian, menjelang peak season pada hari libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini banyak maskapai pesawat yang mengajukan penerbangan tambahan (extra flight). Extra flight diajukan untuk memfasilitasi melonjaknya jumlah penumpang di bandara.
Salah satu maskapai yang mengajukan extra flight adalah Citilink. “Maskapai ini telah mengajukan extra flight. Masih kami koordinasikan dengan otoritas bandara dan Airnav,” ujar General Manajer PT Angkasa Pura (AP) 1 Juanda, Yuwono.
Sebagai bandara dengan jumlah penumpang terpadat usai Jakarta ini bisa dipastikan bakal dipadati penumpang ketika Nataru. Oleh sebab itu pihak AP I berupaya untuk membuat kondisi bandara lebih nyaman baik di ruang tunggu, terminal, dan juga lobi bandara. “Kami mendesak agar tak sering terjadi delay. Semakin banyak delay semakin menumpuk penumpang di bandara. Jangan sampai penumpang crowded di bandara,” tandas Yuwono.