Minggu, 27 November 2016

Tol Waru-Bandara Juanda Kini Didukung Pembayaran Via Multi Kartu

Surabaya – Bank Indonesia (BI) kini gencar mempromosikan elektronifikasi pembayaran, termasuk pembayaran non-tunai di jalan tol menggunakan layanan multikartu. BI bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) belum lama ini meresmikan sistem pembayaran multikartu untuk ruas jalan Tol Waru-Bandara Juanda di Surabaya Town Square. Pembayaran di Tol Waru-Juanda dapat memakai kartu Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA.

Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto mengatakan sistem pembayaran tol multikartu ini sejalan dengan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan Bank Indonesia sejak tahun 2014 lalu untuk mendukung Less Cash Society.
“Hal ini juga merupakan wujud nyata interoperabilitas antar pelaku industri dalam rangka menciptakan ekosistem pembayaran non tunai yang aman, handal, dan terintegrasi satu sama lain,” ungkap Erwin di Surabaya, Jumat (25/11).
Dengan meningkatnya jumlah kendaraan serta pengguna jalan tol, maka perlu adanya dukungan sistem e-payment untuk meminimalisir kemacetan di gerbang tol Waru-Juanda. “Implementasi e-payment multikartu diharapkan tidak hanya mampu meminimalisasi kemacetan di ruas gerbang tol, tetapi juga diharapkan mampu memberikan nilai kepraktisan dan kenyamanan bagi pengendara, sehingga tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah banyak, termasuk menyimpan kembalian dalam bentuk recehan,” papar Erwin.
Menurut Erwin, bila membayar dengan uang tunai membutuhkan waktu yang lebih lama, yakni sekitar 1,5 menit agar bisa melewati pintu tol. “Coba bayangkan dengan menggunakan kartu hanya membutuhkan waktu dua detik untuk melewati tol satu mobil, sedangkan apabila satu menit, bisa menampung 30 mobil dan satu jam bisa dikalikan berapa banyak mobil?” katanya.
Kelak penerapan kartu tol juga akan diperluas ke beberapa ruas jalan tol yang ada di Indonesia. Pada Juni 2017 ditargetkan banyak tol yang sudah dilengkapi fasilitas pembayaran via multikartu. “Jika masyarakat sudah siap, seluruh ruas pintu tol akan menggunakan mekanisme pembayaran melalui multi kartu, sehingga tidak menghambat perjalanan sekaligus mengefisienkan waktu di jalan raya,” tandas Erwin.