Jumat, 25 November 2016

PT AP I Gaet 4 BUMN untuk Dukung Operasional Juanda & 12 Bandara Lainnya

Jakarta – Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan layanan operasional perusahaan, PT Angkasa Pura (AP) I bekerjasama dengan 4 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Keempat BUMN tersebut adalah PT Sucofindo, PT Surveyor Indonesia, PT Virama Karya, dan PT Danareksa Sekuritas.

“Kerja sama ini merupakan komitmen Angkasa Pura I untuk meningkatkan peran antar-BUMN guna mendukung peningkatan keunggulan operasional dan layanan perusahaan sekaligus juga memberikan manfaat untuk pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Direktur Utama PT AP I, Danang S Baskoro di Jakarta, Rabu (23/11).
“Selain itu, sinergi antar perusahaan BUMN ini akan dapat mengoptimalkan kinerja kelima BUMN dan diharapkan dapat menjadi model pengembangan sinergi BUMN lainnya,” imbuh Danang.
Danang menjelaskan bahwa Danareksa Sekuritas kelak akan mendukung AP I di bidang konsultansi dan financial arranger, termasuk kegiatan-kegiatan penjamin emisi efek atau perantara pedagang efek. Sedangkan Virama Karya membantu di bidang konsultansi teknik dan manajemen seperti studi kelayakan (feasibility study) pembangunan bandara-bandara di bawah pengelolaan AP I seperti Bandara Juanda dan 12 bandara lainnya.
“Selain itu, kerjasama dengan Virama Karya ini juga mencakup kegiatan konsultansi pengendalian mutu (quality assurance) terkait pekerjaan konstruksi, konsultansi Quantity Surveyor (QS), konsultansi tahap operasional dan pemeliharaan, dan technical advisory,” ucapnya.
Sedangkan kerjasama dengan Sucofindo berkutat dalam kegiatan inspeksi dan audit konsultansi, pengujian dan analisa, pelatihan dan sertifikasi terkait perencanaan dan desain awal serta pelaksanaan konstruksi. Untuk kerjasama dengan Surveyor Indonesia mencakup perencanaan dan desain awal (perencanaan lahan, catchment areas, soil investigation, feasibility studi, AMDAL, dan sebagainya).
Danang mengharapkan keempat BUMN ini bisa berkontribusi penuh sesuai bidang bisnisnya masing-masing untuk menunjang kegiatan operasional PT AP I. “Selain itu, sinergi antar BUMN ini akan dapat mengoptimalkan kinerja kelima BUMN dan diharapkan dapat menjadi model pengembangan sinergi BUMN lainnya,” pungkasnya.