Senin, 21 November 2016

Patung Karapan Sapi di Bandara Juanda Jadi Spot Favorit untuk Selfie

Patung karapan sapi yang dipajang di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda kini menjadi spot favorit baru para penumpang untuk melakukan selfie. Tak cuma penumpang domestik, penumpang mancanegara juga banyak yang berebutan untuk melakukan swafoto di patung yang terinspirasi ikon budaya Madura, Jawa Timur tersebut. 

Minggu (20/11) kemarin, sejumlah bule atau turis asing tampak berfoto dengan naik patung karapan sapi tersebut. “Wow, bagus sekali. Sapi ini tampak perkasa. Di negara kami, tidak ada sapi begini,” ujar salas satu jurnalis asal Arab Saudi, Ali, yang tiba bersama dua orang temannya.
Untuk lebih memanjakan penumpang yang ingin berfoto, pengelola Bandara Juanda tidak hanya menyediakan patung karapan sapi yang mirip sekali dengan aslinya. Mereka juga menyediakan pakaian khas Madura dengan corak garis horizontal merah dan putih yang selalu wangi dan bersih. “Kami ingin menciptakan nuansa bandara yang khas Jawa Timur. Culture port dengan nuansa budaya Jatim,” terang General Manager PT Angkasa Pura I Juanda, Yuwono.
“Tak cuma ikon budaya karapan sapi, ikon budaya khas Jatim lainnya, seperti perlengkapan Reog Ponorogo, juga dihadirkan di bandara,” sambung Yuwono. “Bahkan, sinden secara rutin manggung di tempat ini.”
Sebelumnya, Kamis (17/11) pekan lalu, Wali Kota Probolinggo, Rukmini, dalam kunjungannya juga mengapresiasi kegiatan Bandara Juanda yang telah menampilkan pameran fotografi budaya karapan sapi brujul di Terminal I, bekerjasama dengan Prajurit Pecinta Photography. “Kami sangat berterimakasih kepada Bandara Juanda karena telah memberikan kesempatan untuk menampilkan budaya khas Probolinggo,” kata Rukmini.