Sabtu, 19 November 2016

Banyak TKI Selundupkan Narkoba ke Bandara Juanda, Jatim Dinyatakan Darurat Narkoba

Mojokerto – Saat ini peredaran narkoba di Indonesia sudah semakin canggih. Tak hanya dibawa oleh orang asing di bandara, kini sedang marak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang diperalat oleh bandar besar asal luar negeri untuk menjadi kurir dan menyelundupkan narkoba ke Jawa Timur.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim, Brigjen Pol Amrin Remico mengatakan bahwa saat ini kawasan Jatim sudah darurat narkoba. “Jatim nomor dua tertinggi peredaran narkoba, kita sudah darurat narkoba. Narkoba sudah merambah seluruh kabupaten/kota di Jatim,” ujar Amrin.
“Melalui Bandara Juanda dibawa oleh TKI. TKI kita diperalat saat pulang ke Indonesia, dititipi narkoba oleh bandar-bandar di Singapura dan Malaysia. Karena banyaknya permintaan dari Indonesia, makanya menitipkan barang lewat TKI jadi salah satu cara,” jelasnya.
Pihaknya meminta berbagai instansi terkait untuk waspada terhadap modus penyelundupan narkoba lewat tangan para TKI. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai pasokan narkotika dan obat-obatan terlarang ke Provinsi Jawa Timur.
“Untuk memulai gerakan itu, bersihkan dulu aparat Polri, TNI, PNS, sipir lapas dari penyalahgunaan narkoba. Saya imbau Polres, Kodim, Pemda gelar tes urine kerjasama dengan BNNP,” katanya. Amrin juga mengharapkan pengawasan lebih diperketat dari tingkat keluarga hingga lingkungan RT/RW.