Sabtu, 29 Oktober 2016

Pesawat Air Asia Rute Surabaya-Kuala Lumpur Delay di Bandara Juanda

Surabaya – Pesawat Air Asia tujuan Kuala Lumpur, Malaysia dengan nomor penerbangan XT 8297 mengalami delay di Bandara Juanda, Surabaya. Alhasil para penumpang Air Asia rute Surabaya-Kuala Lumpur terlantar sejak pukul 08.30 WIB di Terminal 2 Juanda, Jumat (28/10).

“Kami seharusnya berangkat pukul 08.40 WIB, namun dikatakan kami baru bisa terbang pukul 14.20 WIB,” ungkap salah seorang penumpang bernama Aris, Jumat (28/10).
Aris menuturkan jika pihak Air Asia menjelaskan disebabkan karena pesawat rusak dan sedang dalam perbaikan. Oleh sebab itu jadwal penerbangan terpaksa diundur. Akan tetapi banyak penumpang yang marah dan kecewa lantaran AirAsia tidak memberi kompensasi yang sesuai. “Kami hanya diberi kompensasi lunch (makan siang),” ujar Aris.
Padahal berdasarkan aturan, menurut Aris penumpang dapat memperoleh refund tiket bila terjadi delay lebih dari 240 menit (4 jam). Tetapi pihak Air Asia tidak memberikan kompensasi tersebut. Ketika dikonfirmasi, ternyata kompensasi tersebut hanya berlaku untuk penerbangan domestik. “Kami meminta mereka (AirAsia) membuat surat pernyataan bahwa kami hanya diberi lunch untuk delay lebih dari 240 menit. Tetapi mereka tidak mau. Berarti mereka kan tahu kalau mereka salah,” tuturnya.
Selain itu ada pesawat Air Asia dengan tujuan sama ke Kuala Lumpur yang tersedia pada pukul 12.25 WIB. Para penumpang yang terkena delay ingin berpindah ke jadwal tersebut namun tak diizinkan oleh pihak Air Asia. “Kalau delay begini, travel yang menjemput kami di Malaysia juga mengeluh. Mereka juga sudah menelepon AirAsia, tetapi juga tak ada hasil,” ungkapnya.
Sedangkan Baskoro Adiwiyono selaku Head of Corporate Secretary and Communications Air Asia Indonesia mengatakan jika keterlambatan terjadi lantaran berkurangnya jam operasional Bandara Juanda karena penutupan landasan pacu untuk proyek overlay runway. “Karena hal tersebut (proyek overlay runway) berhubungan dengan rotasi pesawat kami untuk melayani seluruh penerbangan Air Asia,” ujarnya.

“Kami telah menginformasikan kepada penumpang terkait keterlambatan ini dan memberikan kompensasi sesuai dengan prosedur internal kami. Indonesia AirAsia memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” tandasnya.