Selasa, 11 Oktober 2016

Mendarat di Bandara Juanda, Pesawat Sriwijaya Air Terkena Serpihan Batu

Pesawat Sriwijaya Air mengalami kejadian tak mengenakkan ketika mendarat di Bandara Internasional Juanda, Selasa (11/10) siang. Pesawat tersebut terkena serpihan batu di bagian bodi pesawat dekat roda belakang sehingga membuatnya terkelupas. Untungnya, kejadian ini tidak membawa dampak yang serius yang sampai memakan korban.

Pesawat tipe Boeing 737-300 relasi Makassar-Surabaya itu mendarat di Bandara Juanda sekitar pukul 10.00 - 11.00 WIB. Ketika mendarat, ada serpihan batu yang meloncat sehingga mengenai bodi pesawat dengan nomor penerbangan SJ-565 tersebut.
“Jadi begini, dekat roda robek karena terkelupas, batunya menimpa balik, kick back ke bodi itu,” terang Corporate Secretary Sriwijaya Air, Agus Sujono. “Akibatnya, bodi di dekat main wheel terkelupas.”
Untungnya, ditambahkan Agus, tidak terjadi dampak apa pun yang sampai memakan korban. “Karena alasan keamanan, pesawat kami grounded dan diperbaiki. Ada pesawat pengganti untuk melayani penumpang. Saat ini, sudah ada tim dari departemen safety Sriwijaya Air untuk melakukan investigasi lebih lanjut,” lanjut Agus.
Sebelumnya, kejadian hampir serupa menimpa maskapai Garuda Indonesia. Pada Minggu (2/10) lalu, penerbangan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor GA-329 dari Bandara Juanda tujuan Jakarta harus tertunda. Penyebabnya, beberapa saat setelah tinggal landas, pesawat tersebut menabrak burung sehingga harus kembali lagi ke bandara.
“Di kawasan Bandara Juanda memang kerap ada burung beterbangan,” kata Vice President Communications Garuda Indonesia Benny S. Butarbutar, kala itu. “Pihak bandara sendiri sebetulnya sudah bekerja keras untuk menangani hal tersebut.”